Minggu, 26 Mei 2019 15:20

Prihatin Kondisi Bulu Tangkis di Kota Malang, Lukito Siap Benahi PBSI

Kamis, 02 Agustus 2018 18:55 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Tuhu Priyono
Prihatin Kondisi Bulu Tangkis di Kota Malang, Lukito Siap Benahi PBSI

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Kota Malang yang selama ini berhasil melahirkan atlet pebulu tangkis berskala nasional, tidak terlepas dari campur tangan dari klub-klub yang ada serta peran PBSI setempat. Namun kenyataannya sampai saat ini sulit sekali melahirkan atlet handal seperti dulu.

Atlet bulu tangkis berasal dari Malang saat itu seperti Johan Wahyudi yang pernah menjadi juara 6 kali di tingkat nasional merupakan rekor yang sampai saat ini belum tertandingi. Namun dalam perkembangannya potensi lahirnya atlet-atlet bulu tangkis kurang mendapat perhatian baik dari pemerintah maupun oleh organisasi yang menaunginya.

Perkembangan olahraga yang satu ini terasa mati suri, karena kiprahnya sama sekali tidak dapat bicara di tingkat nasional. Berangkat dari keprihatinan inilah, Lukito, salah satu pecinta olahraga bulu tangkis dan juga seorang pengusaha yang ingin memperbaiki, bahkan membuat gebrakan baru untuk kemajuan dan pergerakan bulu tangkis di kota Malang.

Lukito Andrew Gunawan, kepada wartawan di salah satu restoran kawasan Jalan Ciliwung Kota Malang mengatakan, kehadiran dan keinginannya untuk berkecimpung dalam organisasi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Kota Malang, semata-mata berangkat dari rasa prihatin dengan kondisi bulu tangkis saat ini.

"Selain kondisinya yang tidak menentu, keluhan terhadap pengurus organisasi bulu tangkis juga banyak saya dengar, sehingga peluang-peluang besar untuk melahirkan dan membina atlet-atlet muda berbakat menjadi terhambat," terangnya.

Dalam catatannya, saat ini ada 8 klub yang berpotesi dan masih eksis di Kota Malang. Ia tidak mengerti kenapa ini terjadi, namun dari beberapa kali ia bertemu dan bertukar pikiran dengan para tokoh bulu tangkis di Kota Malang, kondisi ini terjadi karena tidak adanya transparansi dan alur organisasi yang tidak jelas.

Sementara David Suryanata, tokoh muda yang juga ketua dari klub Surya Naga mengatakan, untuk PBSI Kota Malang saat ini mengalami kemunduran, hal ini di sebabkan karena ketidak mampuan seorang ketua dan tidak terbuka dalam manajemen.

"Untuk informasi yang Kami terima dari KONI pusat, sebenarnya ada anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp 75 juta per tahun untuk PBSI kota Malang, namun anggaran ini tidak pernah transparan alokasinya,” terang dia.

Tapi yang terpenting saat ini adalah bagaimana PBSI Kota Malang ini bisa diperbaiki organisasinya dan bisa berjalan sesuai dengan yang seharusnya, serta mampu membangkitkan lagi gairah olah raga bulu tangkis di kota Malang.

Ia sendiri akan mendukung dan siap untuk memenangkan Lukito menjadi ketua PBSI Kota Malang. Hal itu ia ungkapkan semata-mata bukan sebuah ambisi, tetapi ini adalah dorongan dan keinginan semua klub yang mempunyai visi misi bersama, untuk membangkitkan bulu tangkis di kancah regional, nasional bahkan internasional.

"Dengan manajemen yang profesional Saya yakin bahwa organisasi PBSI Kota Malang akan hidup dan menjadi ruang kehidupan bagi atlet bulu tangkis dari kota Malang nantinya. Selain itu, perhatian terhadap atlet-atlet yang pernah jaya pada masanya juga harus mendapat perhatian terutama tentang keberlangsungan hidup mereka secara ekonomi,” pungkas pria asal Ende, NTB ini. (thu/ian) 

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...