Petugas saat memadamkan api dengan alat seadanya.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Hutan di wilayah RPH Ponco BKPH Parengan Selatan terbakar, Kamis (2/8) siang. Titik kebakaraan hutan tersebut berada di lahan seluas 2,5 hektar.
Diduga peristiwa itu terjadi karena ada pihak tak bertanggung jawab yang sengaja membakar belukar.
BACA JUGA:
- Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Baru Tuban Capai Miliaran Rupiah, Bupati Lindra Siapkan Revitalisasi
- Jelang Revitalisasi, 41 Kios Pasar Baru Tuban Ludes Terbakar, Taksir Kerugian hingga Ratusan Juta
- Hidup Sebatang Kara, Lansia di Tuban Tewas Terpanggang Usai Rumahnya Dilalap Api
- Mediasi Pasca Demo Insiden Kebakaran, Manajemen PT TPPI Janji Tidak Lanjuti Keluhan Warga
Beruntung, kebakaran itu dapat dipadamkan dengan alat seadanya oleh petugas gabungan dari unsur Perum Perhutani, TNI/Polri, dan Satpol PP. Mereka memadamkan api berbekal ranting pepohonan.
Eko Purnomo, salah satu petugas Perum Perhutani setempat, mengatakan bahwa pihaknya akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah kebakaran terulang. Ia mengaku khawatir api akan menjalar ke area lahan hutan yang lain apabila nantinya terdapat kebakaran yang lebih besar. "Apalagi saat ini memasuki musim kemarau yang mana biasanya hutan sering terjadi kebakaran," katanya.
"Saat ini sudah kami lakukan pemasangan spanduk di titik-titik rawan kebakaran dan dalam waktu dekat akan kami sosialisasikan di masyarakat hutan untuk membuat ilaran atau sekat sebagai antisipasi kebakaran yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggungjawab," terangnya.(ahm/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




