Minggu, 26 Mei 2019 15:23

Bupati Banyuwangi Perang-perangan Senapan Pelepah Pisang dengan 5.000 Anak SD

Minggu, 22 Juli 2018 13:33 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ganda Siswanto
Bupati Banyuwangi Perang-perangan Senapan Pelepah Pisang dengan 5.000 Anak SD
Bupati Azwar Anas saat perang-perangan bersama anak-anak menggunakan senapan pelepah pisang.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 5.000 anak sekolah dasar (SD) se-Kabupaten Banyuwangi tampak sangat ceria dan bahagia, Sabtu (21/7/2018). Mereka terlibat langsung dalam penyelenggaraan dan kemeriahan festival Memenganan Tradisional 2018.

Dalam festival itu, mereka diajak untuk memainkan kembali permainan-permainan tradisional zaman dulu seperti egrang bambu, egrang batok kelapa, holahop, gasingan, bedhil-bedhilan, gobak sodor, engklek, lintang aliyan, serta balapan ban motor. Semuanya disuguhkan dan dimainkan di halaman Pemkab oleh ribuan anak yang datang dari penjuru Bumi Blambangan.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang membuka festival ini juga ikut merasakan cerianya anak-anak ujung timur pulau Jawa yang asik memainkan berbagai macam mainan tradisional. Bupati Anas bersama Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Sulihtiyono juga bersemangat bermain dengan anak-anak.

Dalam kesempatan ini, Azwar Anas bersama Sulihtiyono juga turut ikut bermain lompat karet sampai memainkan perang-perangan dengan menggunakan senapan pelepah pisang. "Dor dor dor dor dor dor," teriak Azwar Anas kepada anak-anak yang menjadi lawan sekutunya.

Azwar Anas mengatakan bahwa akhir pekan ini menjadi momen istimewa bagi anak-anak Banyuwangi.

"Kami suguhkan permainan-permainan ini supaya anak-anak tahu nama-nama permainannya dan juga mengerti dan memahami cara-cara bermainnya permainan tradisional ini. Saya mengaku sangat senang bisa bermain permainan tradisonal ini bersama anak-anak. Permainan-permainan tradisional ini memang membutuhkan energi. Selain itu di permainan ini banyak hal yang baik di dalamnya. Mulai mengajarkan kekompakan, guyub, dan menyehatkan. Permainan tradisional ini bikin badan capek, tapi asik. Saya di sini bisa bernostagia dengan mainan dan permainan pada waktu saya kecil dulu," terangnya. (gda/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...