Sabtu, 21 September 2019 21:24

Bupati Banyuwangi Perang-perangan Senapan Pelepah Pisang dengan 5.000 Anak SD

Minggu, 22 Juli 2018 13:33 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ganda Siswanto
Bupati Banyuwangi Perang-perangan Senapan Pelepah Pisang dengan 5.000 Anak SD
Bupati Azwar Anas saat perang-perangan bersama anak-anak menggunakan senapan pelepah pisang.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 5.000 anak sekolah dasar (SD) se-Kabupaten Banyuwangi tampak sangat ceria dan bahagia, Sabtu (21/7/2018). Mereka terlibat langsung dalam penyelenggaraan dan kemeriahan festival Memenganan Tradisional 2018.

Dalam festival itu, mereka diajak untuk memainkan kembali permainan-permainan tradisional zaman dulu seperti egrang bambu, egrang batok kelapa, holahop, gasingan, bedhil-bedhilan, gobak sodor, engklek, lintang aliyan, serta balapan ban motor. Semuanya disuguhkan dan dimainkan di halaman Pemkab oleh ribuan anak yang datang dari penjuru Bumi Blambangan.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang membuka festival ini juga ikut merasakan cerianya anak-anak ujung timur pulau Jawa yang asik memainkan berbagai macam mainan tradisional. Bupati Anas bersama Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Sulihtiyono juga bersemangat bermain dengan anak-anak.

Dalam kesempatan ini, Azwar Anas bersama Sulihtiyono juga turut ikut bermain lompat karet sampai memainkan perang-perangan dengan menggunakan senapan pelepah pisang. "Dor dor dor dor dor dor," teriak Azwar Anas kepada anak-anak yang menjadi lawan sekutunya.

Azwar Anas mengatakan bahwa akhir pekan ini menjadi momen istimewa bagi anak-anak Banyuwangi.

"Kami suguhkan permainan-permainan ini supaya anak-anak tahu nama-nama permainannya dan juga mengerti dan memahami cara-cara bermainnya permainan tradisional ini. Saya mengaku sangat senang bisa bermain permainan tradisonal ini bersama anak-anak. Permainan-permainan tradisional ini memang membutuhkan energi. Selain itu di permainan ini banyak hal yang baik di dalamnya. Mulai mengajarkan kekompakan, guyub, dan menyehatkan. Permainan tradisional ini bikin badan capek, tapi asik. Saya di sini bisa bernostagia dengan mainan dan permainan pada waktu saya kecil dulu," terangnya. (gda/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Sabtu, 21 September 2019 15:30 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...