Rabu, 24 Juli 2019 04:24

Kloter Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi Perdana Masuki Asrama Haji Surabaya

Senin, 16 Juli 2018 20:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Kloter Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi Perdana Masuki Asrama Haji Surabaya
Kedatangan rombongan bus dari kloter 2 (Bondowoso) saat memasuki Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Senin (16/7) siang. Foto: YUDI A/BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sebanyak tiga kloter (kelompok terbang) jamaah haji Embarkasi Surabaya mulai memasuki Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), hari ini Senin (16/7) sekitar pukul 11.45 WIB. 

Hal ini sesuai dengan yang dijanjikan Kepala Kanwil Kemenag Prov Jatim Syamsul Bahri usai dilantik menjadi ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Selasa (10/7) lalu.

Dalam keterangannya, Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya Achmad Faridul Ilmi saat dikonfirmasi memastikan tiga kloter awal Embarkasi Surabaya tersebut berasal dari Kabupaten Situbondo, Bondowoso dan Banyuwangi.

"Rombongan Kloter 1 dan 2, yaitu dari Situbondo dan Bondowoso, sudah tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada sekitar pukul 10.00 tadi pagi. Sedangkan untuk kloter 3 dari Kabupaten Banyuwangi, menurut jadwal, akan menyusul kedatangannya di Asrama Haji Sukolilo Surabaya nanti malam sekitar pukul 21.00 WIB," jelasnya.

Farid, sapaan pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Prov Jatim ini menyebutkan bahwa setiap kloternya terdiri dari 450 jamaah calon haji (JCH) ditambah lima orang petugas haji yang terdiri dari petugas kesehatan dan lain-lain.

"Setiap hari nantinya selalu ada tiga kloter jamaah calon haji yang masuk ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Mereka akan menginap semalam sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci pada keesokan harinya," katanya.

Farid menambahkan, selama berada di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, JCH juga akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan dokumen perjalanan. Jadi, proses keimigrasian Arab Saudi yang semestinya dilakukan saat tiba di bandara tujuan pada tahun ini bisa dilakukan di tiap embarkasi keberangkatan jamaah calon haji.

"Itu juga dilakukan di Asrama Haji Sukolilo Embarkasi Surabaya," ujarnya.

Proses keimigrasian tersebut berupa pengambilan biometrik dan sidik jari. Dengan begitu, lanjutnya, saat JCH sudah sampai di bandara Arab Saudi, mereka tidak perlu melakukan proses keimigrasian pengambilan biometrik dan sidik jari lagi. 

Dalam musim haji kali ini tercatat, jamaah tertua yakni Halimah Abdulloh Kosim, lahir pada tanggal 5 Juni 1924 (94). Jemaah kloter 17 ini  beralamatkan di Ngujung, Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Pasuruan.

Sedangkan jemaah termuda bernama Khansa Eda Hananny yang lahir pada tanggal 30 Juni 2000 (18). Remaja ini beralamatkan di wilayah Rungkut Kidul, Surabaya. (ian/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...