Selasa, 20 Agustus 2019 13:18

Jelang Coblosan, Panwas dan Polres Bojonegoro Waspadai 'Serangan Bom'

Selasa, 26 Juni 2018 20:47 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Eky Nurhadi
Jelang Coblosan, Panwas dan Polres Bojonegoro Waspadai
Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli saat melakukan pengamanan kampanye terbuka beberapa waktu lalu. foto: Eky Nurhadi/ BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) serta Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro, Jawa Timur, mewaspadai terjadinya "serangan bom" pada hari H pemilihan umum kepala daerah, maupun pemilihan umum Gubernur Jawa Timur yang akan berlangsung pada besok, Rabu (27/06/18).

Polisi akan memperketat pengawasan terhadap 'serangan' itu dengan cara melakukan patroli 24 jam penuh, baik dengan sistem terbuka maupun tertutup. Begitu juga Panwas akan melakukan patroli di desa-desa.

Istilah 'bom' saat pemilihan apapun bukan hal yang tabu bagi masyarakat di Jawa Timur, khususnya di Bojonegoro. Kata 'bom' hanya sebuah istilah untuk memperhalus bahasa dari kata 'pemberian uang' dari tim sukses calon Bupati atau Gubernur. Sehingga, jika ada dua atau lebih calon, sering disebut "bom-boman".

Hal itu sering terjadi di desa-desa saat hari H coblosan. Biasanya tim sukses calon melakukan 'serangan bom' pada dini mulai pukul 03.00 WIB hingga warga akan berangkat menuju ke TPS.

"Terkait politik uang, sebaiknya jangan dilakukan oleh para tim sukses calon. Sebetulnya itu ranahnya panwas, tapi kami sangat mendukung Panwas, dan jika memang ditemukan ya kita proses secara hukum tetapi melalui Panwas," tegas Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, Selasa siang (26/06/18).

"Jadi kami sangat mengimbau kepada masyarakat agar menghindari politik uang tersebut. Sebab, selain yang memberi uang, yang menerima pun akan terjerat hukum," ujarnya.

Terkait antisipasi terjadinya 'bom-boman' uang di lapangan, pihaknya akan mengerahkan anggota untuk melakukan patroli selama 24 jam. Bahkan patroli di desa-desa juga akan dilakukan oleh aparat kepolisian sektor dibantu personil dari Polres Bojonegoro, dan bekerjasama dengan Panitia Pengawas Pemilu.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Panwaslu Kabupaten Bojonegoro M. Yasin menegaskan pihaknya telah mengintruksikan anak buahnya untuk melakukan pemantauan pengawasan , untuk mengantisipasi terjadinya 'bom-boman' jelang coblosan.

"Kami minta melakukan patroli ke kecamatan, desa, dan TPS yang diaggap rawan terjadi praktek politik uang juga," tandasnya.

Dia juga mengimbau kepada tim kampanye atau paslon serta masyarakat agar tetap menjaga kondusivitas di masa tenang. "Juga kami imbau kepada semua pemilih agar menggunakan hak pilihnya dengan baik dan menghindari politik uang," ucapnya menambahkan. (nur/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...