Kamis, 24 Januari 2019 08:20

Ust. Alfian Tanjung Jalani Hukuman di Lapas Kelas I Porong

Senin, 11 Juni 2018 11:45 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Catur Andi Erlambang
Ust. Alfian Tanjung Jalani Hukuman di Lapas Kelas I Porong
Ust Alfian Tanjung pakai kopiah dan rompi hijau, turun dari mobil tahanan kejaksaan. Dikawal aparat Kejati dan Kapolresta Sidoarjo.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Ustadz Alfian Tanjung, tervonis 2 tahun dalam kasus melanggar Pasal 16 jo Pasal 4 huruf b butir 2 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Ras dan Etnis, mulai menjalani hukuman di Lapas Kelas l Surabaya di Porong, Senin (11/6).

Alfian tiba di Lapas Porong dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Kajari Perak Surabaya Rachmat Supriady juga mengawal perjalanan Alfian dari Polda Jatim menuju Lapas Porong.

Hadir dalam pengamanan di Lapas Porong, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris dan pejabat utama Polresta Sidoarjo lainnya.

Kajari Perak Surabaya Rachmat Supriady mengatakan, Alfian harus menjalani hukuman 2 tahun setelah Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi terkait kasus ujaran kebencian terhadap Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang dianggap sebagai antek Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Terdakwa Alfian kami eksekusi karena kasasinya ditolak oleh MA," katanya.

Sebelum di tingkat kasasi, Majelis Hakim PN Surabaya memutus terdakwa bersalah dengan vonis 2 tahun penjara terkait kasus ujaran kebencian saat memberikan ceramah di sebuah masjid di Surabaya pada Februari 2017.

Alfian kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Surabaya. Namun, dalam putusan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi tetap menjatuhkan vonis 2 tahun pada Alfian.

Saat digelandang menuju Lapas Porong, Alfian menyatakan akan melakukan upaya peninjauan kembali (PK). "PK akan disiapkan pengacara saya sesudah lebaran," ucapnya singkat.

Kajari perak akui tidak ada pertimbangan apapun mengeksekusi Alfian Tanjung sebelum lebaran 1439 H. Kajari Perak Surabaya Rachmad Supriady mengaku tidak ada pertimbangan maupun lainnya dalam mengeksekusi terpidana Alfian Tanjung sebelum Lebaran 1439 H.

Kata Rachmad, begitu mendapatkan salinan putusan, pihaknya menyegerakan ekseskusi terpidana Alfian Tanjung selama 2 tahun.

"Kami tidak ada pertimbangan apapun dalam mengeksekusi Alfian Tanjung. Salinan putusan turun, lansung kami segerakan mengeksekusi terpidana dan kami kirim ke Lapas Kelas l Surabaya di Porong," ucap Rachmad Supriady.

Terpidana, tambah Rachmad, harus menjalani hukuman 2 tahun karena kasasinya di Mahkamah Agung. Sebelum kasasi, di Pengadilan Negeri Surabaya dan Pengadilan Tinggi, juga diputus 2 tahun menguatkan putusan sebelumnya.

Saat sidang di PN Surabaya, Alfian divonis bersalah dengan hukuman kurungan penjara 2 tahun. Begitu Alfian banding di PT, hakim memutuskan 2 tahun menguatkan putusan PN.

"Di tingkat kasasi ke MA, kasasi yang diajukan Alfian ditolak MA dan putusannya menguatkan putusan sebelumnya yakni 2 tahun," jelas Rachmad.

Alfian yang dieksekusi tanpa didampingi pengacara saat menuju Lapas Porong menyatakan akan mengajukan PK. "PK akan kami ajukan setelah Lebaran 1439 H," terang Alfian. (cat/dur)

BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...