Jumat, 22 Maret 2019 16:00

Ust. Alfian Tanjung Jalani Hukuman di Lapas Kelas I Porong

Senin, 11 Juni 2018 11:45 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Catur Andi Erlambang
Ust. Alfian Tanjung Jalani Hukuman di Lapas Kelas I Porong
Ust Alfian Tanjung pakai kopiah dan rompi hijau, turun dari mobil tahanan kejaksaan. Dikawal aparat Kejati dan Kapolresta Sidoarjo.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Ustadz Alfian Tanjung, tervonis 2 tahun dalam kasus melanggar Pasal 16 jo Pasal 4 huruf b butir 2 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Ras dan Etnis, mulai menjalani hukuman di Lapas Kelas l Surabaya di Porong, Senin (11/6).

Alfian tiba di Lapas Porong dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Kajari Perak Surabaya Rachmat Supriady juga mengawal perjalanan Alfian dari Polda Jatim menuju Lapas Porong.

Hadir dalam pengamanan di Lapas Porong, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris dan pejabat utama Polresta Sidoarjo lainnya.

Kajari Perak Surabaya Rachmat Supriady mengatakan, Alfian harus menjalani hukuman 2 tahun setelah Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi terkait kasus ujaran kebencian terhadap Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang dianggap sebagai antek Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Terdakwa Alfian kami eksekusi karena kasasinya ditolak oleh MA," katanya.

Sebelum di tingkat kasasi, Majelis Hakim PN Surabaya memutus terdakwa bersalah dengan vonis 2 tahun penjara terkait kasus ujaran kebencian saat memberikan ceramah di sebuah masjid di Surabaya pada Februari 2017.

Alfian kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Surabaya. Namun, dalam putusan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi tetap menjatuhkan vonis 2 tahun pada Alfian.

Saat digelandang menuju Lapas Porong, Alfian menyatakan akan melakukan upaya peninjauan kembali (PK). "PK akan disiapkan pengacara saya sesudah lebaran," ucapnya singkat.

Kajari perak akui tidak ada pertimbangan apapun mengeksekusi Alfian Tanjung sebelum lebaran 1439 H. Kajari Perak Surabaya Rachmad Supriady mengaku tidak ada pertimbangan maupun lainnya dalam mengeksekusi terpidana Alfian Tanjung sebelum Lebaran 1439 H.

Kata Rachmad, begitu mendapatkan salinan putusan, pihaknya menyegerakan ekseskusi terpidana Alfian Tanjung selama 2 tahun.

"Kami tidak ada pertimbangan apapun dalam mengeksekusi Alfian Tanjung. Salinan putusan turun, lansung kami segerakan mengeksekusi terpidana dan kami kirim ke Lapas Kelas l Surabaya di Porong," ucap Rachmad Supriady.

Terpidana, tambah Rachmad, harus menjalani hukuman 2 tahun karena kasasinya di Mahkamah Agung. Sebelum kasasi, di Pengadilan Negeri Surabaya dan Pengadilan Tinggi, juga diputus 2 tahun menguatkan putusan sebelumnya.

Saat sidang di PN Surabaya, Alfian divonis bersalah dengan hukuman kurungan penjara 2 tahun. Begitu Alfian banding di PT, hakim memutuskan 2 tahun menguatkan putusan PN.

"Di tingkat kasasi ke MA, kasasi yang diajukan Alfian ditolak MA dan putusannya menguatkan putusan sebelumnya yakni 2 tahun," jelas Rachmad.

Alfian yang dieksekusi tanpa didampingi pengacara saat menuju Lapas Porong menyatakan akan mengajukan PK. "PK akan kami ajukan setelah Lebaran 1439 H," terang Alfian. (cat/dur)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Minggu, 17 Maret 2019 23:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag28. Wa-immaa tu’ridhanna ‘anhumu ibtighaa-a rahmatin min rabbika tarjuuhaa faqul lahum qawlan maysuuraanDan jika engkau berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan, maka kat...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...