Selasa, 23 Oktober 2018 00:36

Ust. Alfian Tanjung Jalani Hukuman di Lapas Kelas I Porong

Senin, 11 Juni 2018 11:45 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Catur Andi Erlambang
Ust. Alfian Tanjung Jalani Hukuman di Lapas Kelas I Porong
Ust Alfian Tanjung pakai kopiah dan rompi hijau, turun dari mobil tahanan kejaksaan. Dikawal aparat Kejati dan Kapolresta Sidoarjo.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Ustadz Alfian Tanjung, tervonis 2 tahun dalam kasus melanggar Pasal 16 jo Pasal 4 huruf b butir 2 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Ras dan Etnis, mulai menjalani hukuman di Lapas Kelas l Surabaya di Porong, Senin (11/6).

Alfian tiba di Lapas Porong dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Kajari Perak Surabaya Rachmat Supriady juga mengawal perjalanan Alfian dari Polda Jatim menuju Lapas Porong.

Hadir dalam pengamanan di Lapas Porong, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris dan pejabat utama Polresta Sidoarjo lainnya.

Kajari Perak Surabaya Rachmat Supriady mengatakan, Alfian harus menjalani hukuman 2 tahun setelah Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi terkait kasus ujaran kebencian terhadap Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang dianggap sebagai antek Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Terdakwa Alfian kami eksekusi karena kasasinya ditolak oleh MA," katanya.

Sebelum di tingkat kasasi, Majelis Hakim PN Surabaya memutus terdakwa bersalah dengan vonis 2 tahun penjara terkait kasus ujaran kebencian saat memberikan ceramah di sebuah masjid di Surabaya pada Februari 2017.

Alfian kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Surabaya. Namun, dalam putusan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi tetap menjatuhkan vonis 2 tahun pada Alfian.

Saat digelandang menuju Lapas Porong, Alfian menyatakan akan melakukan upaya peninjauan kembali (PK). "PK akan disiapkan pengacara saya sesudah lebaran," ucapnya singkat.

Kajari perak akui tidak ada pertimbangan apapun mengeksekusi Alfian Tanjung sebelum lebaran 1439 H. Kajari Perak Surabaya Rachmad Supriady mengaku tidak ada pertimbangan maupun lainnya dalam mengeksekusi terpidana Alfian Tanjung sebelum Lebaran 1439 H.

Kata Rachmad, begitu mendapatkan salinan putusan, pihaknya menyegerakan ekseskusi terpidana Alfian Tanjung selama 2 tahun.

"Kami tidak ada pertimbangan apapun dalam mengeksekusi Alfian Tanjung. Salinan putusan turun, lansung kami segerakan mengeksekusi terpidana dan kami kirim ke Lapas Kelas l Surabaya di Porong," ucap Rachmad Supriady.

Terpidana, tambah Rachmad, harus menjalani hukuman 2 tahun karena kasasinya di Mahkamah Agung. Sebelum kasasi, di Pengadilan Negeri Surabaya dan Pengadilan Tinggi, juga diputus 2 tahun menguatkan putusan sebelumnya.

Saat sidang di PN Surabaya, Alfian divonis bersalah dengan hukuman kurungan penjara 2 tahun. Begitu Alfian banding di PT, hakim memutuskan 2 tahun menguatkan putusan PN.

"Di tingkat kasasi ke MA, kasasi yang diajukan Alfian ditolak MA dan putusannya menguatkan putusan sebelumnya yakni 2 tahun," jelas Rachmad.

Alfian yang dieksekusi tanpa didampingi pengacara saat menuju Lapas Porong menyatakan akan mengajukan PK. "PK akan kami ajukan setelah Lebaran 1439 H," terang Alfian. (cat/dur)

Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Sabtu, 20 Oktober 2018 19:42 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Menjadi viral saat ada rombongan umrah menyanyikan lagu Ya Lal Wathan, termasuk yang memb...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...