Selasa, 23 Oktober 2018 00:39

Kumpulkan Barang Bukti, KPK Geledah Sejumlah Tempat di Kota Blitar

Minggu, 10 Juni 2018 20:37 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
Kumpulkan Barang Bukti, KPK Geledah Sejumlah Tempat di Kota Blitar
Kantor Wali Kota Blitar tampak dijaga ketat oleh petugas Kepolisian.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantas Korupsi di Kota Blitar, KPK kembali menerjunkan sejumlah petugas ke Kota Blitar. Mereka diketahui menggeledah sejumlah tempat di Kota Patria tersebut. Penggeledahan dilakukan sejak Sabtu (9/6/2018) pagi hingga Minggu (10/6/2018) dinihari.

Sejumlah tempat yang kembali digeledah petugas lembaga anti rasuah itu di antaranya ruang kerja wali kota, ruang Kabag Umum, ruang Kabag Pembangunan Layanan Pengadaan, ruang di kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aser Daerah (BPKAD), ruang di kantor Dinas Pendidikan, dan ruang di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR). 

Penyidik juga menggeledah rumah anak sulung Wali Kota Blitar, Henry Pradipta Anwar di Jalan Kelud dan rumah Kabag Umum Pemkot Blitar Ninuk Sisworini, di Jalan Kenari serta rumah pengusaha kontraktor Susilo Prabowo atau Embun di Jalan Cemara Kota Blitar.

Henry Pradipta Anwar, anak sulung Samanhudi Anwar yang juga ketua Komisi Satu DPRD Kota Blitar kepada sejumlah awak media membenarkan KPK menggeledah rumahnya. 

"Ada petugas dari KPK, mereka memeriksa laci meja kerja saya. Mungkin berkaitan dengan kasus bapak," ungkap Henry saat sesaar setelah keluar dari pintu gerbang rumahnya untuk melaksanakan sholat di masjid dekat rumahnya.

Henry juga sempat menjelaskan kondisi Samanhudi Anwar. Menurutnya kondisi bapaknya saat ini sehat. "Kondisi bapak sehat, kemarin saya komunikasi dengan kuasa hukumnya," paparnya.

Lebih jauh dengan ditetapkannya sang bapak sebagai tersangka dugaan kasus suap proyek sekolah di kotanya, Henry menjawab tidak tahu persis tentang hal itu. 

"Saya gak tahu kalau soal itu, saat ini kami hanya berserah kepada Allah berharap yang terbaik," jelasnya ramah.

Sementara menurut keterangan Kasatreskrim Polres Blitar AKP Heri Sugiono, tim penyidik KPK sudah meninggalkan Mapolres Blitar Kota, Minggu (10/6/2018) pagi. Petugas KPK yang terdiri dari dari beberapa tim itu berada di Blitar sejak beberapa hari terakhir untuk melakukan OTT di Kota Blitar dan Tulungagung sejak Rabu (6/6/2018) dan mengumpulkan barang bukti disejumlah tempat pasca OTT.

"Tim KPK sudah bergeser ke Jakarta," kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono.

Meski begitu, Heri tidak tahu persis bukti apa saja yang dibawa tim penyidik KPK dari Kota Blitar. Menurutnya, Polres Blitar Kota hanya diminta bantuan 10 personel untuk mengamankan proses penggeledahan yang dilakukan KPK di Kota Blitar. "Kami hanya membantu pengamanan saja," ujarnya.

Operasi senyap KPK di Kota Blitar dan Tulungagung ini berkaitan dengan dengan dugaan suap yang dilakukan seorang kontraktor asal Kota Blitar Susilo Prabowo. Di Kota Blitar suap bos kontraktor itu diduga mengalir kepada Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar sebanyak Rp 1,5 miliar. Suap itu diduga terkait dengan ijon proyek pembangunan SMPN 3 Kota Blitar di Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjen Kidul.

Dalam OTT, KPK mengamankan Susilo Prabowo dan seorang bernama Bambang Pramono. Sementara Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar menyerahkan diri ke KPK Jumat (8/6/2018) malam setelah sempat menghilang pasca Susilo Prabowo dan Bambang Pramono diamankan. (ina/ian)

Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Sabtu, 20 Oktober 2018 19:42 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Menjadi viral saat ada rombongan umrah menyanyikan lagu Ya Lal Wathan, termasuk yang memb...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...