Selasa, 23 Juli 2019 02:57

Cegah Jalur Mudik Porong Terendam Banjir, PPLS Kebut Perbaikan Drainase

Sabtu, 09 Juni 2018 13:48 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Mustain
Cegah Jalur Mudik Porong Terendam Banjir, PPLS Kebut Perbaikan Drainase
Banjir yang merendam jalan raya Porong, pada September 2017 lalu. foto ist

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) berupaya agar Jalan Raya Porong yang juga menjadi jalur mudik Lebaran tidak terendam banjir. Upaya itu dilakukan dengan terus menggenjot perbaikan drainase yang berada di pinggir rel kereta api sepanjang Jalan Raya Porong.

"Pengerjaan drainase itu menjadi prioritas utama kami menjelang musim mudik lebaran ini," cetus Humas PPLS, Hengki Listria Adi, ditemui di sela buka bersama (bukber) dengan Lapindo Brantas Inc (LBI), di Perum Kahuripan Nirwana Village (KNV), Jumat (8/6) petang.

Kata Hengki, drainase yang berada di antara tanggul dan rel kereta api itu selama ini kerap merembes ke jalan hingga mengakibatkan banjir yang menganggu arus lalu lintas di jalan penghubung Surabaya-Sidoarjo-Pasuruan-Malang tersebut.

"Air dari drainase tersebut berasal dari Sungai Juwet Kenongo. Dan satu-satunya jalan untuk mengalirkannya adalah dengan dipompa,"jlentreh Hengki.

Selama ini, ada tiga pompa yang disiagakan untuk mengalirkan air dari drainase ke Kali Porong. "Utamanya saat musim hujan, karena volume tinggi hingga berpotensi meluber ke rel kereta dan ke jalan raya," tandas Hengki.

Selain drainase, sepanjang 2018 ini PPLS juga sedang sibuk meninggikan tanggul. Setelah tahun lalu peninggian tanggul di sisi Selatan dan Utara, tahun ini jadwalnya peninggian tanggul di sisi barat. Yakni tanggul yang bersebelahan dengan Jalan Raya Porong.

"Sekarang tingginya sudah mencapai 9-10 meter. Targetnya, tahun ini tanggul di sisi barat ditinggikan sampai 11 meter. Yakni tanggul dari titik 21 Siring sampai 72 Ketapang. Proyek itu progresnya sudah sekitar 60 persen," urai Hengki.

Diakuinya, selama ini material lumpur masih dialirkan ke Sungai Porong menggunakan enam buah kapal keruk. Namun, disebutnya bahwa kondisi tanggul tetap aman, tidak ada potensi longsor atau ambrol. (sta/ns)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...