Kamis, 21 November 2019 04:40

Cegah Jalur Mudik Porong Terendam Banjir, PPLS Kebut Perbaikan Drainase

Sabtu, 09 Juni 2018 13:48 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Mustain
Cegah Jalur Mudik Porong Terendam Banjir, PPLS Kebut Perbaikan Drainase
Banjir yang merendam jalan raya Porong, pada September 2017 lalu. foto ist

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) berupaya agar Jalan Raya Porong yang juga menjadi jalur mudik Lebaran tidak terendam banjir. Upaya itu dilakukan dengan terus menggenjot perbaikan drainase yang berada di pinggir rel kereta api sepanjang Jalan Raya Porong.

"Pengerjaan drainase itu menjadi prioritas utama kami menjelang musim mudik lebaran ini," cetus Humas PPLS, Hengki Listria Adi, ditemui di sela buka bersama (bukber) dengan Lapindo Brantas Inc (LBI), di Perum Kahuripan Nirwana Village (KNV), Jumat (8/6) petang.

Kata Hengki, drainase yang berada di antara tanggul dan rel kereta api itu selama ini kerap merembes ke jalan hingga mengakibatkan banjir yang menganggu arus lalu lintas di jalan penghubung Surabaya-Sidoarjo-Pasuruan-Malang tersebut.

"Air dari drainase tersebut berasal dari Sungai Juwet Kenongo. Dan satu-satunya jalan untuk mengalirkannya adalah dengan dipompa,"jlentreh Hengki.

Selama ini, ada tiga pompa yang disiagakan untuk mengalirkan air dari drainase ke Kali Porong. "Utamanya saat musim hujan, karena volume tinggi hingga berpotensi meluber ke rel kereta dan ke jalan raya," tandas Hengki.

Selain drainase, sepanjang 2018 ini PPLS juga sedang sibuk meninggikan tanggul. Setelah tahun lalu peninggian tanggul di sisi Selatan dan Utara, tahun ini jadwalnya peninggian tanggul di sisi barat. Yakni tanggul yang bersebelahan dengan Jalan Raya Porong.

"Sekarang tingginya sudah mencapai 9-10 meter. Targetnya, tahun ini tanggul di sisi barat ditinggikan sampai 11 meter. Yakni tanggul dari titik 21 Siring sampai 72 Ketapang. Proyek itu progresnya sudah sekitar 60 persen," urai Hengki.

Diakuinya, selama ini material lumpur masih dialirkan ke Sungai Porong menggunakan enam buah kapal keruk. Namun, disebutnya bahwa kondisi tanggul tetap aman, tidak ada potensi longsor atau ambrol. (sta/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...