Khofifah Indar Parawansa, dalam sambutannya menyambut gembira dukungan yang diberikan oleh masyarakat desa hutan di Jawa Timur. Khofifah menyampaikan komitmennya untuk mendukung dan siap bersama dengan masyarakat desa hutan untuk menjaga keseimbangan dan kelestarian alam ini.
Sedangkan pendampingnya Emil Elestianto Dardak, menegaskan masyarakat desa hutan tidak bisa dipandang sebelah mata karena merupakan pahlawan pangan maupun pahlawan kehidupan. Masyarakat Desa Hutan adalah penjaga paru-paru Pulau Jawa tidak hilang dari muka bumi ini.
Selain itu masyarakat desa hutan juga penjaga ketahanan pangan di lingkungannya, desa-desa yang ada. "Dengan luas wilayah Jawa Timur yang terbatas, maka batas wilayah kawasan hutan ini harus bisa dikelola secara produktif namun juga harus tetap lestari."
"Mereka punya kreativitas dan kesabaran untuk tidak ngoyo dalam mengelola kawasan hutan, inilah yang harus kita apresiasi terhadap mereka," tegas Emil.
Lebih jauh doktor ekonomi pembangunan kawasan lulusan Jepang ini menilai masyarakat desa hutan bisa berkontribusi untuk ketahanan kedaulatan pangan kita, namun juga harus ada keberadilan dalam distribusi pupuk misalnya, bagaiman mereka dibekali peningkatan tekhnologi dalam pemanfaatan kawasan hutan.
"Inilah tadi kesepakatan yang kita tuangkan dalam pakta integritas. Kami yakin pasca ini akan berdampak signifikan dukungan-dukungan kepada kami di daerah-daerah," imbuh Emil Dardak, waketum Apkasi tersebut. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




