Rabu, 17 Oktober 2018 04:48

Jaga Populasi, Pemkab Pasuruan Larang Potong Sapi Betina

Selasa, 22 Mei 2018 14:38 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Ahmad Habibi
Jaga Populasi, Pemkab Pasuruan Larang Potong Sapi Betina
Para peternak mendapat sosialisasi larangan pemotongan sapi betina.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Untuk menjaga stabilitas populasi ternak sapi di Kabupaten Pasuruan, Pemkab Pasuruan melalui Dinas Peternakan dan Ketahanan pangan melarang masyarakat agar memotong sapi betina yang masih produktif. Langkah tersebut dilakukan agar produktivitas produksi pakan hewan tetap aman.

Menurut keterangan drh Irianto, kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan menjelaskan, tujuan larangan pemotongan hewan betina adalah untuk menjaga populasi hewan ternak di Kabupaten Pasuruan tetap stabil. Sehingga upaya pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan pangan hewani bagi masyarakat tetap aman.

“Sosialisasi dan imbauan sudah kita lakukan kepada para jagal agar mereka tidak memotong sapi betina produktif, serta kerja sama dengan pihak kepolisian setempat,” jelas Panti Apsari, staf kasi kesmavet Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan.

Ia menambahkan,sebenarnya larangan memotong sapi betina produktif itu bukan kali ini saja, akan tetapi sudah diberlakukan sejak dulu. Ia menjelaskan, mendekati Hari Raya Idul Fitri ini kebutuhan produk hewani seperti daging mengalami kenaikan. Memang ada ketentuan yang membolehkan memotong betina bila sudah tidak produktif (majer) karena sakit, seperti contoh patah tulang.

Secara umum populasi sapi potong di Pasuruan masih surplus. Artinya untuk memenuhi kebutuhan produk hewani daging masyarakat Kabupaten Pasuruan masih tercukupi. Berdasarkan data pada 2017 lalu, populasi sapi potong sebanyak 114.651 ribu ekor. “Kalau untuk kebutuhan masyarakat dipastikan masih surplus,“ jelasnya lagi. (bib/par/rd)

Suparto Wijoyo
Kamis, 11 Oktober 2018 13:39 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DUKA menggumpalkan kisah sekaligus narasi cerita yang bersambung membalutkan tragedi lingkungan dan kemanusiaan yang tiada terperikan. Beribu-ribu orang yang menjadi korban gempa di Palu maupun Donggala menyayatkan perihnya l...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...