Minggu, 24 Maret 2019 23:04

BEK Gandeng Disperinaker Bangkalan Gelar Workshop dan Sosialisasi ITF

Selasa, 15 Mei 2018 23:48 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Fauzi
BEK Gandeng Disperinaker Bangkalan Gelar Workshop dan Sosialisasi ITF

BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Badan Ekonomi Kreatif (BEK) menggelar Workshop dan Sosialisasi Indonesia Trend Forecasting (ITF) di Aula Disperinaker Bangkalan. Acara yang berkerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Bangkalan ini difasilitasi oleh Anggota DPR RI Nizar Zahro Komisi X yang membidangi Olahraga, Kebudayaan dan Pendidikan 

Menurut Kadisperinaker Bangkalan Aminah Rachmawati, workshop ini bertujuan memberikan pencerahan kepada pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) untuk mengembangkan usahanya agar dapat bersaing di pasar global.

"Pemerintah akan memfasilitasi dan memotivasi agar pelaku terus berkarya mengembangkan usahanya yang berkelanjutan tanpa mengabaikan usaha kearifan lokal," ucapnya.

Menurut Anggota DPR RI Mohammad Nizar Zahro, workshop Ini salah satu program dari ekonomi kreatif. Di mana ekonomi kreatif saat ini menjadi salah satu badan baru yang dibentuk berdasarkan perpres no.6 tahun 2015. 

"Salah satu dari ekonomi kreatif ini memberikan inovasi, motivator dan fasilitator bagi usaha ekonomi kreatif," tandasnya.

Nizar mencatat ada 16 Subsektor Ekonomi Kreatif. Dari jumlah tersebut, tercatat tiga subsektor utama yakni kuliner, fashion, dan kriya. Pada 2016, subsektor kuliner menjadi menyumbang terbesar dalam Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif, yakni sebesar 41,40% atau sekitar Rp 382 triliun.

Kemudian untuk subsektor fashion tercatat menyumbang sebesar 18,01% atau sebesar Rp 166 triliun, dan disusul subsektor kriya sebesar 15,4% atau sebesar Rp 142 triliun di 2016 lalu.

Nizar mengatakan, ekonomi kreatif memberikan kontribusi sebesar 6 persen terhadap perekonomian nasional dengan total PDB sekitar Rp 880 triliun.

Sementara Madura, khususnya Bangkalan belum mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap sektor Ekonomi kreatif. Padahal terbukti Ekonomi Kreatif menjadi sumber dan kekuatan ekonomi baru bagi Indonesia.

"Dengan workshop ini dapat membantu pelaku IKM Bangkalan lebih melek terhadap perkembangan ekonomi kreatif. Karena Ekonomi kreatif Itulah lahan ke depannya akan semakin potensial dan besar kontribusinya," ujarnya

Workshop ini diikuti 200 peserta dari pelaku ekonomi kreatif Bangkalan serta dihadiri oleh Bank Rakyat Indonesia. (bkl2/ian)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...