Senin, 27 Mei 2019 11:06

Konvoi dan Corat-coret Masih Jadi Tradisi Kelulusan di Tuban

Kamis, 03 Mei 2018 14:25 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Gunawan Wihandono
Konvoi dan Corat-coret Masih Jadi Tradisi Kelulusan di Tuban
Aksi corat coret masih mewarnai kelulusan SMA di Tuban. foto: Gunawan/ BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Bagi siswa kelas XII SMA sederajat, momen kelulusan menjadi hal paling dinanti setelah menjalani ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Salah satu momen yang dinanti para pelajar adalah meluapkan kegembiraannya dengan aksi corat-coret seragam dan konvoi.

Begitu pula pada kelulusan tahun ini. Di Tuban, siswa-siswi dari beberapa sekolah di Kabupaten Tuban tampak berkumpul di sejumlah titik untuk corat-coret seragam, yang dilanjutkan dengan konvoi.

Aksi para siswa itu pun tidak luput dari pengawasan pihak kepolisian. Petugas mengantisipasi aksi siswa dengan menyisir setiap tempat yang diduga menjadi lokasi berkumpulnya siswa yang akan melakukan konvoi.

Dari pantauan BANGSAONLINE.com, beberapa kali petugas membubarkan gerombolan pelajar yang akan melakukan konvoi lengkap dengan baju yang telah dicorat-coret berbagai tulisan.

Sementara Kepala Sekolah SMK Taruna Jaya Prawira (TJP) Tuban Bambang Kusdiyanto mengakui ada sejumlah siswanya yang turut merayakan kelulusan dengan coret-coret dan konvoi. Ia mengaku telah mengimbau siswa-siswinya untuk tidak melakukan konvoi saat kelulusan.

"Namun bila tidak diindahkan, pihak sekolah tidak bertanggungjawab atas perbuatan para siswa yang dilakukan di luar sekolah. Bila ada siswa yang melakukan konvoi kami serahkan kepada pihak berwajib," ungkap Bambang kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (3/5).

Kasat Binmas Polres Tuban AKP Mardiyah mengaku telah menerjunkan 30 petugas untuk menyisir tempat-tempat nongkrong para siswa. "Petugas kami tugaskan memberi arahan kepada siswa supaya tidak melakukan konvoi karena tidak berguna. Kami juga akan menindak tegas dengan penilangan jika mereka melanggar lalu lintas ," ujarnya.

Meski begitu, tidak semua pelajar melakukan konvoi, salah satunya adalah Sari Mei Ambarsari (16), pelajar SMK TJP. "Alhamdulillah lulus, saya tidak ikut konvoi. Ke sini cuma mau bayar administrasi karena kemarin masih kurang," ucap dara asal Desa Pongpongan tersebut. (gun/rd)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...