Selasa, 25 Juni 2019 21:47

​Berdayakan Penyuluh Agama Tangkal Terorisme, Kemenag Jatim Terima Audiensi FKPT

Rabu, 25 April 2018 00:14 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
​Berdayakan Penyuluh Agama Tangkal Terorisme, Kemenag Jatim Terima Audiensi FKPT
Kakanwil Kemenag Jatim saat menerima audiensi dari FKPT (Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme) Jawa Timur, Selasa (24/4).

SIDOARJO, BANSGAONLINE.com - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur menerima audiensi dari FKPT (Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme) Jawa Timur, Selasa (24/4) pagi.

Mereka adalah Soubar Isman (Ketua), Nadjib Hamid (Sekretaris) dan M Subhan (Kabid Agama, Pendidkan dan Dakwah. Mereka diterima Kakanwil Kemenag Jawa Timur Syamsul Bahri di kantornya.

Soubar mengatakan, upaya pencegahan terorisme terus diperkuat di negeri ini. Salah satunya dengan menguatkan penyuluh agama di daerah-daerah. Sebagaimana diketahui, penyuluh agama berjumlah delapan orang di setiap kecamatan. Mereka tinggal bersama masyarakat, mulai dari kota hingga ke pelosok desa, bahkan hingga pedalaman.

"Dengan begitu mereka paham apa yang terjadi di tengah masyarakat. Termasuk untuk mendeteksi dini kemunculan paham-paham radikal atau yang berpotensi menimbulkan radikalisme," kata dia.

Dengan pertimbangan potensi yang dimiliki oleh penyuluh agama kemenag, lembaga yang menangani terorisme di Jatim itu mendatangi Kanwil Kemenag Prov Jatim.

“Kami beraudiensi dengan Kakanwil Kemenag untuk menindaklanjuti kerjasama di tingkat pusat antara BNPT dan Kementerian Agama. Alhamdulillah, Kakanwil menyambut dengan baik,” kata Soubar Isman yang juga seorang polisi berpangkat komisaris besar.

Syamsul Bahri mengaku senang dengan kerja sama ini. Apalagi saat dirinya menjabat Kakanwil Kemenag Bali ia juga punya pengalaman tersendiri terkait dengan terorisme. Dialah yang pernah datang langsung menemui Amir Jamaah Ansharut Tauhid, Abu Bakar Baasyir di Solo. Dengan terus terang ia meminta kepada Ustadz Abu (panggilan Abu Bakar Baasyir) untuk tidak lagi mengirim anak buahnya ke Bali.

“Alhamdulillah sampai sekarang tidak terjadi lagi,” kata Syamsul.

Untuk itulah ia mengaku siap bekerja sama dengan FKPT Jawa Timur dalam pencegahan terorisme yang melibatkan para penyuluh agama di daerah-daerah. Termasuk untuk menjadi salah seorang narasumber di acara tersebut.

“Prinsipnya kami siap bekerja sama dalam program tersebut,” lanjutnya.

M Subhan selaku Kabid yang membidangi kegiatan tersebut menuturkan, kegiatan penguatan penyuluh agama dalam menangkal terorisme itu akan dilaksanakan di Malang awal bulan depan. Salah seorang pembicara adalah Kakanwil Kemenag, disamping beberapa narasumber dari BNPT.

“Kerja sama ini penting, karena penyuluh agama tinggal di tengah masyarakat. Merekalah yang lebih tahu apa yang terjadi di sana dan mereka juga berperan penting sebagai deteksi dini di tengah masyarakat,” kata Subhan. (ian/rev)

Senin, 24 Juni 2019 12:08 WIB
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Novita Hardiny, istri dari Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin menegaskan kebersihan di kawasan wisata merupakan hal yang harus dijaga, baik oleh pemerintah, masyarakat, termasuk pengunjung wisata itu sendiri.Perny...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Sabtu, 22 Juni 2019 17:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag54. Rabbukum a’lamu bikum in yasya' yarhamkum aw in yasya' yu’adzdzibkum wamaa arsalnaaka ‘alayhim wakiilaanTuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia akan memberi rahmat kepad...
Sabtu, 22 Juni 2019 13:55 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...