Kamis, 24 Januari 2019 10:34

Empat Ribu Warga Ngawi Belum Tercatat DPT, Kanang Sidak Pelayanan Dispendukcapil

Senin, 16 April 2018 19:17 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Empat Ribu Warga Ngawi Belum Tercatat DPT, Kanang Sidak Pelayanan Dispendukcapil
Kanang saat menyapa salah satu warga.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Baru-baru ini berhembus isu bahwa ada sekitar empat ribuan penduduk Ngawi yang terancam tidak dapat memberikan hak suaranya dalam agenda pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim. Hal tersebut disebabkan warga tersebut belum mendapatkan e-KTP atau Surat Keterangan Pengganti, sehingga tidak tercantum dalam DPT.

Masalah tersebut sempat menjadi perdebatan antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kab Ngawi dengan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Ngawi.

Menyikapi dengan hal tersebut, Bupati Ngawi Ir. Budi Sulistyono mengadakan kunjungan ke kantor Dispendukcapil Ngawi, Senin (16/04/2018). Orang nomor satu di Kabupaten Ngawi secara mendadak melakukan kunjungan untuk melihat secara langsung pelayanan dari kantor Dispendukcapil yang berada di Jl. A Yani sebelah stadion Ketonggo.

Tiba sekitar pukul 11.00 WIB, kedatangan Kanang sapaan bupati Ngawi disambut kepala Dispendukcapil Sugeng beserta staf. Kanang langsung menuju ruang pelayanan dan melakukan dialog langsung dengan warga yang sedang mengantre.

Kemudian ia menuju lantai dua yang merupakan tempat untuk memproses atau pembuatan e-KTP. "Saya sudah melihat langsung bahwa pelayanan sudah baik dan dari warga tidak ada keluhan dalam pelayanan," jelas Kanang di depan awak media.

Sedangkan yang menjadi perdebatan antara Dispendukcapil dengan KPU terkait empat ribu warga yang belum terdaftar DPT, akan Kanang mengaku sudah menemukan solusinya. Menurutnya, saat ini antara Dispendukcapil dengan KPU sedang melakukan penyisiran ke desa desa perihal perbedaan jumlah pemilih dan pemegang e-KTP.

"Jadi kalau data yang sudah ter-record dan ada di database di sini pastilah akan kita serahkan ke KPU dan yakin tidak akan tertinggal. Yang pasti waktu satu bulan ini akan kita genjot untuk menyelesaikan yang menjadi masalah dengan KPU," urai Kanang.

Sedangkan menurut Sugeng selaku Kepala Dispendukcapil, bahwa penyisiran yang dilakukan bersama KPU sudah mencapai 90%. Sugeng yakin tidak sampai satu bulan sudah selesai.

"Sebenarnya sudah berjalan dan 90 persen hampir selesai jadi tidak sampai satu bulan," pungkas Sugeng pada BANGSAONLINE.com. (nal/rev)

BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...