Yang sederhana, yang punya harga. foto: istimewa
Proses penggambaran sendiri hanya memakan waktu sekitar 3 jam setelah sebelumnya pelanggan mengirim foto yang menjadi acuan lukisan. Ia menggambar dalam media kertas menggunakan pena khusus gambar kemudian diwarnai dengan cat air.
Permulaannya Farikhatun memasarkan produknya hanya dari teman ke teman. Akantetapi pada Januari lalu ia mulai memasarkan produknya lewat akun instagram. Pemesan pun berdatangan dari berbagai kota, misalnya Surabaya, Jombang, Madura hingga Bogor dan Bandung. Dalam satu bulan ia mendapatkan 50-55 pesanan, yang dibandrolnya dari harga Rp 35-80 ribu. Hingga kini Farikhatun telah memiliki tiga karyawan yang membantunya dalam mengembangkan usahanya. Dalam sebulan pun ia mampu meraup untung hingga Rp 2 juta per bulan dari usahanya tersebut.
Untuk menarik pelanggan Farikhatun memberikan gratis kartu ucapan dan tanda nama yang juga berupa lukisan. Selain itu ia juga memunyai slogan ‘Dijual lukisan beserta kenangannya dengan beragam tema spesial untuk orang spesial’ dan ‘Beri yang spesial untuk orang yang spesial’. Slogan-slogan itu dibuat untuk menarik perhatian pembeli.
“Kedepannya sih, mau dikembangin ke dalam media lain, yakni bantal dan totebag. Selain itu karyawan itu saya taruh di bagian administrasi dan pemasaran. Semoga aja semakin lancar,” tambah mahasiswa yang tengah bergelut dengan skripsi tersebut. (*)





Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




