Gus Ipul berfoto bersama para relawan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Relawan Jokowi Jatim, Foto: YUDI A/BANGSAONLINE
Dia menyampaikan, oleh karena itu, hal yang wajar jika para relawan Jokowi mempunyai keinginan menjadikan pasangan Gus lpul dan Puti menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur.
"Untuk mewujudkan keinginan tersebut, para relawan Jokowi tidak cukup dengan memberikan dukungan melainkan dengan mengkonsolidasikan dari dalam satu wadah yang bernama Forum Komunikasi Relawan Jokowi Jawa Timur (Forkom Jokowi-Jatim)," ujarnya.
Dia menambahkan, selain di tingkatan provinsi, forum komunikasi relawan Jokowi secara embriotik sudah terbentuk di beberapa Kabupaten/Kota di wilayah Mataraman, Tapal Kuda, Arek, dan Pantura.
Dan pembentukan forum komunikasi memang bertujuan untuk mengawal dan memenangkan lr. Joko Widodo menjadi Presiden Republik Indonesia periode kedua.
"Oleh karena misi-visi serta program-program pembangunan yang disampaikan oleh Gus lpul dan Mbak Puti sesuai dengan semangat dan program Nawacita yang sedang dilaksanakan oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Yusuf Kalla, maka upaya relawan Jokowi memenangkan pasangan Gus lpul dan Mbak Puti merupakan langkah taktis dan strategis Forkom Jokowi- Jatim untuk memperjuangkan lr. Joko Widodo menjadi Presiden Republik Indonesia Periode Kedua," ucapnya.
Gus Ipul yang juga datang di forum ini mengaku bangga dan mengucapkan terima kasih atas dukungan ini. Bersama Puti, Gus Ipul mengungkapkan komitmennya untuk mengaplikasikan semangat nawacita dalam memajukan Jawa Timur
"Semangat Nawacita itu kan membangun dari pinggiran, hal inilah yang akan saya lakukan di Jawa Timur bersama Mbak Puti jika terpilih nanti" kata Gus Ipul.
Program unggulan untuk menghapus kesenjangan seperti Satria Madura (satu triliun untuk madura), Tebar Jala (pusat ekonomi baru jalur selatan) serta beberapa program lainnya adalah bagian dari upaya untuk membangun dari pinggiran demi mengurangi kemiskinan.
"Dua kata kunci untuk membangun dari pinggiran ini yakni kabeh sedulur kabeh makmur. Untuk mewujudkannya juga perlu perubahan berkelanjutan," ujarnya. (ian/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






