Sabtu, 22 September 2018 22:53

Ratusan PKL Eks Alun-alun Gresik Kembali Bergolak

Selasa, 13 Maret 2018 14:42 WIB
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Ratusan PKL Eks Alun-alun Gresik Kembali Bergolak
Para PKL eks Alun-alun Gresik saat demo di kantor DPRD Gresik. foto: syuhud/ bangsaonline

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ratusan eks Pedagang Kaki Lima (PKL) Alun-alun yang direlokasi ke Jalan Noto Prayitno Kecamatan Kebomas kembali melakukan demo di kantor DPRD Gresik, Selasa (13/3/2018). Mereka mendesak kepada DPRD selaku wakil rakyat agar memperhatikan nasibnya. Pasalnya, pasca Alun-alun direvitalisasi dan PKL direlokasi ke Jalan Noto Prayitno, kondisi PKL kian memprihatinkan karena jualan mereka tak laku.

Dalam orasinya, Syafiudin salah satu pendemo menilai Pemkab Gresik telah bertindak diskriminatif terhadap PKL. "Para pemilik mobil mewah diizinkan parkir di pinggir Alun-alun. Sementara PKL tak diizinkan. Ini bentuk kesewenang-wenangan," cetusnya.

"Revitalisasi Alun-alun ini apa manfaatnya. Saat ini, justru pembangunannya mangkrak," kritiknya.

Hal senada diungkapkan Ketua Paguyuban PKL Alun-alun Gresik M. Yasin. Menurutnya, Pemkab Gresik di bawah kepemimpinan Bupati Sambari tak pro rakyat kecil. "Terbukti, PKL sebagai rakyat kecil tak dikasih tempat yang layak untuk mengais rizki. Pemerintah lebih membela para kapitalis," katanya.

"Buktinya, proyek tak berujung hingga sekarang, padahal telah menghabiskan uang rakyat hingga Rp 14 miliar lebih," pungkasnya.

Dalam aksinya kali ini, PKL menuntut pengusutan indikasi penyalahgunaan keuangan daerah Gresik untuk proyek revitalisasi Alun-alun, audit, dan transparansi anggaran pelaksanaan proyek penataan kawasan Alun-alun.

"Audit dan blacklist PT. Cipta Selaras sebagai pemenang proyek penataan kawasan Alun-alun, kembalikan Alun-alun seperti semula, selamatkan PKL Alun-alun Gresik dengan mengembalikan PKL Alun-alun di Jalan Noto Prayitno agar bisa berjualan kembali di Alun-alun Gresik, dan bebaskan 3 terdakwa aktivis save Alun-alun," pungkasnya. (hud/dur)

Suparto Wijoyo
Senin, 17 September 2018 22:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEMOKRASI sejak mulanya adalah kerumunan yang meneguhkan kekuatan tanda kuasa sedang digumpalkan. Rakyat terlibat langsung untuk mengatur penyelenggaraan negara kota (polis) yang skala kepentingan maupun wilayahnya tidak seleba...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 22 September 2018 10:49 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Minggu, 16 September 2018 18:57 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Wisata susur sungai sekarang sudah ada di Kabupaten Tuban, tepatnya di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Destinasi wisata susur sungai bernama Wisata Tubing ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebuda...