Minggu, 24 Maret 2019 02:29

Ratusan PKL Eks Alun-alun Gresik Kembali Bergolak

Selasa, 13 Maret 2018 14:42 WIB
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Ratusan PKL Eks Alun-alun Gresik Kembali Bergolak
Para PKL eks Alun-alun Gresik saat demo di kantor DPRD Gresik. foto: syuhud/ bangsaonline

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ratusan eks Pedagang Kaki Lima (PKL) Alun-alun yang direlokasi ke Jalan Noto Prayitno Kecamatan Kebomas kembali melakukan demo di kantor DPRD Gresik, Selasa (13/3/2018). Mereka mendesak kepada DPRD selaku wakil rakyat agar memperhatikan nasibnya. Pasalnya, pasca Alun-alun direvitalisasi dan PKL direlokasi ke Jalan Noto Prayitno, kondisi PKL kian memprihatinkan karena jualan mereka tak laku.

Dalam orasinya, Syafiudin salah satu pendemo menilai Pemkab Gresik telah bertindak diskriminatif terhadap PKL. "Para pemilik mobil mewah diizinkan parkir di pinggir Alun-alun. Sementara PKL tak diizinkan. Ini bentuk kesewenang-wenangan," cetusnya.

"Revitalisasi Alun-alun ini apa manfaatnya. Saat ini, justru pembangunannya mangkrak," kritiknya.

Hal senada diungkapkan Ketua Paguyuban PKL Alun-alun Gresik M. Yasin. Menurutnya, Pemkab Gresik di bawah kepemimpinan Bupati Sambari tak pro rakyat kecil. "Terbukti, PKL sebagai rakyat kecil tak dikasih tempat yang layak untuk mengais rizki. Pemerintah lebih membela para kapitalis," katanya.

"Buktinya, proyek tak berujung hingga sekarang, padahal telah menghabiskan uang rakyat hingga Rp 14 miliar lebih," pungkasnya.

Dalam aksinya kali ini, PKL menuntut pengusutan indikasi penyalahgunaan keuangan daerah Gresik untuk proyek revitalisasi Alun-alun, audit, dan transparansi anggaran pelaksanaan proyek penataan kawasan Alun-alun.

"Audit dan blacklist PT. Cipta Selaras sebagai pemenang proyek penataan kawasan Alun-alun, kembalikan Alun-alun seperti semula, selamatkan PKL Alun-alun Gresik dengan mengembalikan PKL Alun-alun di Jalan Noto Prayitno agar bisa berjualan kembali di Alun-alun Gresik, dan bebaskan 3 terdakwa aktivis save Alun-alun," pungkasnya. (hud/dur)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...