Minggu, 01 Agustus 2021 06:57

Konstribusi Tol Jomo Capai Rp 12 M per Bulan

Kamis, 01 Maret 2018 01:09 WIB
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
Konstribusi Tol Jomo Capai Rp 12 M per Bulan
Deputi Kepala Manajemen Pendapatan Toll Jomo, Achmad Rifan mengungkapkan potensi Tol Jomo pasca tersambungnya ruas Tol Jomo-Surabaya. Foto: Yudi Eko P/BANGSAONLINE

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Pemegang konsensus jalan Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) meraup pendapatan hingga Rp 12 miliar per bulan. Konstribusi PT Astra Infra Toll Road Jombang-Mojokerto yang berubah nama dari PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) ini diperoleh dari kenaikan pengguna jalan tol pasca terintegrasinya ruas tol Jomo-Surabaya per 21 Desember 2017.

Deputi Kepala Manajemen Pendapatan Toll Jomo, Achmad Rifan mengungkapkan pengguna jalan tol Jomo terus naik pasca tersambungnya tol Mojokerto-Surabaya. 

"Pengguna jalan tol Jomo pada Januari lalu mencapai 10.400 kendaraan dari semua golongan. Sedang pada Februari ini mencapai 10.600 kendaraan," papar Achmad Rifan dalam media gathering bersama sejumlah awak media, Rabu (28/2) kemarin.

Achmad Rifan menjelaskan pendapatan PT Astra Infra Toll sebagian besar diperoleh dari kendaraan Golongan 1 yang mendominasi ruas baru ini. Ia menyatakan, pengguna tol kendaraan golongan I mencapai 91 persen.

BACA JUGA : 

Ikuti Google Maps, Pengendara Motor Masuk Tol Jombang-Mojokerto

​Nataru, Volume Kendaraan di Tol Jomo Naik 40 Persen

Laka Lantas Naik Dua Kali Lipat, Pengelola Tol Jomo Keluarkan Peringatan Bahaya di Dua Titik Tol

Bupati Jombang Resmikan 2 Rest Area di Tol Jomo

Meski demikian, pendapatan perusahaan yang juga membawahi brand mobil asal negeri Sakura ini sebenarnya tak memenuhi ambisi perusahaan. "Targetnya secara bisnis harusnya 24.000 kendaraan per hari. Tapi kalau target kita sih 12.000 per hari," cetus ia.

Rifan memaparkan jumlah pengguna tol ini terus mengalami peningkatan. Sebelumnya, pihaknya hanya mendata 6000-7000 pengguna tol sebelum tersambungnya ruas tol Mojokerto-Surabaya. "Pada Desember lalu jumlah pengguna tol berkisar 6000-7000 kendaraan saja. Memang seolah-olah makin ramai," tambahnya.

Sementara itu, disinggung soal usulan Gubernur Jatim Soekarwo terkait penurunan tarif tol Jomo-Surabaya yang dinilai terlalu mahal Kepala Divisi Operasional Tol Mojokerto-Kertosono PT MHI, Yanuar Firmanto dan Rifan, mengungkapkan itu sangat mungkin.

"Soal penentuan tarif itu tergantung sepenuhnya pada menteri PUPR. Sebab, besaran tarif tol ini ditentukan pemerintah. Kita hanya operator. Kalau Gubernur mengusulkan (penurunan tarif) ya monggo saja," katanya.

Ia mengatakan, nantinya ada Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam penyesuaian tarif. "Semuanya mungkin, kalaupun tarif diturunkan Astra tidak rugi. Karena semua dihitung. Kontrak kita 45 tahun. Kemungkinan akan tambah panjang," kata Yanuar Firmanto.

Pihak Astra Infra Toll juga menjanjikan fasilitas PJU tol. "BPJT merekomendasikan tiap 5 km dikasih lampu penerangan jalan. Tentu rekomendasi ini akan kita penuhi," pungkasnya. (yep/ian)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...