Terkait Fenomena Penyerangan Ulama, PWNU Jatim Angkat Bicara

Terkait Fenomena Penyerangan Ulama, PWNU Jatim Angkat Bicara

“Kalau saya mengatakan takut ya tidak, mengatakan tidak peduli juga tidak mungkin. Di era sekarang ini harus waspada dan berhati-hati serta berdoa pada Allah agara bangsa ini tetap utuh. Terutama Jatim yang merupakan barometer keamanan nasional,” imbuhnya

Sekadar diketahui, beberapa bulan ini telah terjadi penyerangan yang dialami oleh ulama dan tokoh agama yang dilakukan oknum. Diantaranya pertama, penyerangan Pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka, Kabupaten Bandung, KH Umar Basri (Mama Santiong). 

Kedua, Komando Brigade PP Persis, Ustaz Prawoto di Bandung. Ketiga penyerangan masjid At-Tawakkal di Bandung. Keempat penyerangan jemaaat Gereja Santa Lidwina, Sleman, Yogyakarta.

Kelima, penyerangan terhadap KH. HAKAM Mubarok, pengasuh Pondok Pesantren Karangasem, di Paciran, Lamongan, Jatim dan terakhir teror diterima dua pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri, KH Zainuddin Jazuli dan KH Nurul Huda Jazuli.

Sampai saat ini pelaku penyerangan dianggap dilakukan oleh orang gila sehingga polisi kesulitan mengungkap motif penyerangan tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Ditjen Bea Cukai Ditegur Menkeu Terkait Oknum Penjual Pita Rokok':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO