Senin, 19 Agustus 2019 13:36

Stop Buang ke Sungai, UB Malang Sulap Limbah Sapi Jadi Bio Gas

Rabu, 14 Februari 2018 21:58 WIB
Wartawan: Tuhu Priyono
Stop Buang ke Sungai, UB Malang Sulap Limbah Sapi Jadi Bio Gas
M Bisri saat mengunjung Kampung Sanan.

MALANG, BANGSAONLINE.com - Di tengah kepadatan penduduk di Kota Malang ternyata masih terdapat warga yang beternak sapi di lingkungannya. Hal ini tentu memerlukan solusi yang tepat bagi peternak sapi dalam hal membuang limbah atau kotoran sapi ternaknya.

Untuk itu melalui program Doktor Mengabdi yang digagas Universitas Brawijaya Malang kampung yang sebelumnya kurang sehat ini kini berhasil disulap menjadi kampung yang sehat dan terang benderang.

Kampung yang selama ini dikenal dengan produksi kripik tempenya, ternyata dibalik kesibukan warga dalam memproduksi oleh-oleh khas Malang ini. Terdapat sejumlah warga yang memelihara sapi untuk kebutuhan daging di Kota Malang.

Selama ini para peternak sapi ini memang membuang limbahnya ke sungai, melihat hal ini pihak Universitas Brawijaya (UB) memberikan solusi dalam pemanfaatan limbah atau kotoran sapi tersebut.

Limbah sapi tersebut diolah dan dirubah menjadi Bio Gas yang langsung dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Moch Bisri selaku Rektor UB kepada sejumlah wartawan mengatakan, dengan program Doktor Mengabdi yang digagas UB akhirnya terwujud, yang mana dari kotoran sapi telah diubah menjadi bio gas. Dengan demikian para peternak sapi tidak lagi repot untuk membuang kotoran sapi ternaknya ke aliran sungai.

"Program Doktor Mengabdi ini melibatkan kurang lebih 1.000 orang dalam membangun Bio Gas di kampung Sanan ini. Dan akhirnya yerwujud sehingha warga di kampung ini dapat menikmatinya, bukan hany untuk keperluan memasak saja tetapi bio Gas ini dapat juga menghasilkan caahaya untuk lampu penerangan, dan komposnya pun bisa di pakai untuk pupuk," tuturnya. (thu/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...