Rabu, 22 Mei 2019 16:55

Stop Buang ke Sungai, UB Malang Sulap Limbah Sapi Jadi Bio Gas

Rabu, 14 Februari 2018 21:58 WIB
Wartawan: Tuhu Priyono
Stop Buang ke Sungai, UB Malang Sulap Limbah Sapi Jadi Bio Gas
M Bisri saat mengunjung Kampung Sanan.

MALANG, BANGSAONLINE.com - Di tengah kepadatan penduduk di Kota Malang ternyata masih terdapat warga yang beternak sapi di lingkungannya. Hal ini tentu memerlukan solusi yang tepat bagi peternak sapi dalam hal membuang limbah atau kotoran sapi ternaknya.

Untuk itu melalui program Doktor Mengabdi yang digagas Universitas Brawijaya Malang kampung yang sebelumnya kurang sehat ini kini berhasil disulap menjadi kampung yang sehat dan terang benderang.

Kampung yang selama ini dikenal dengan produksi kripik tempenya, ternyata dibalik kesibukan warga dalam memproduksi oleh-oleh khas Malang ini. Terdapat sejumlah warga yang memelihara sapi untuk kebutuhan daging di Kota Malang.

Selama ini para peternak sapi ini memang membuang limbahnya ke sungai, melihat hal ini pihak Universitas Brawijaya (UB) memberikan solusi dalam pemanfaatan limbah atau kotoran sapi tersebut.

Limbah sapi tersebut diolah dan dirubah menjadi Bio Gas yang langsung dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Moch Bisri selaku Rektor UB kepada sejumlah wartawan mengatakan, dengan program Doktor Mengabdi yang digagas UB akhirnya terwujud, yang mana dari kotoran sapi telah diubah menjadi bio gas. Dengan demikian para peternak sapi tidak lagi repot untuk membuang kotoran sapi ternaknya ke aliran sungai.

"Program Doktor Mengabdi ini melibatkan kurang lebih 1.000 orang dalam membangun Bio Gas di kampung Sanan ini. Dan akhirnya yerwujud sehingha warga di kampung ini dapat menikmatinya, bukan hany untuk keperluan memasak saja tetapi bio Gas ini dapat juga menghasilkan caahaya untuk lampu penerangan, dan komposnya pun bisa di pakai untuk pupuk," tuturnya. (thu/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...