Sholawatan dan Wayangan Bisa Jaga Kerukunan di Jatim

Sholawatan dan Wayangan Bisa Jaga Kerukunan di Jatim Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf saat bertatap muka dengan tak kurang 48 dalang lokal di Ponorogo, Minggu (4/2).

Kecintaan Bung Karno akan seni tradisi, lanjut mantan Ketua Umum PP GP Ansor, dapat dilihat dari konsep Trisakti. Salah satunya, demikian , adalah berkepribadian dalam kebudayaan sehingga bangsa Indonesia dapat tetap menjaga jati dirinya.

Salah satu seni budaya itu, lanjut , adalah wayang. Seni ini, kata , harus terus dijaga keberadaannya dan dikembangkan. Sebab, katanya, wayangan dapat membantu menjaga persatuan dan kesatuan di tengah-tengah masyarakat.

Wayangan, katanya, biasa tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat bawah sebagaimana berkembangnya kegiatan shalawatan. 

"Jadi kalau kita mau menjaga persatuan dan kesatuan, salah satu caranya dengan wayangan dan sholawatan," katanya.

Namun begitu, menyadari bahwa memang belum banyak yang bisa dilakukan pemerintah untuk membantu tetap terjaganya tradisi pewayangan ini. Ia berjanji, kalau masyarakat Jatim memberinya amanah, akan menaikkan anggaran pengembangan wayang di masa yang akan datang.

"Sebab yang ditanggap pemerintah paling banyak hanya 100 kali pementasan. Padahal di Jatim banyak dalang. Tapi justru banyak juga dalang Jawa Tengah yang malah mentas di beberapa daerah di Jatim. Di tengah kita bermunculan dalang-dalang cilik. Contoh di Gresik," kata mencontohkan. (ian/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Buntut Video Joget Viral di Pasuruan, Oknum Kepala Sekolah Diberi Sanksi':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO