Jumat, 23 Agustus 2019 17:12

Mentan Andi Amran Sulaiman, Pakde Karwo, dan Petani Bojonegoro Sepakat Tolak Impor Beras

Selasa, 23 Januari 2018 12:07 WIB
Wartawan: Eky Nurhadi
Mentan Andi Amran Sulaiman, Pakde Karwo, dan Petani Bojonegoro Sepakat Tolak Impor Beras
Mentan saat kunjungan di Kabupaten Bojonegoro. foto: EKY NURHADI/ BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja di Desa Gedungarum, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin siang (22/1).

Mentan melakukan panen raya padi bersama Gubernur Jatim Soekarwo, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, Pangdam V Brawijaya dan para Dandim se-Jawa Timur, Direktur Bulog Jatim serta beberapa instansi terkait dari Pemprov Jatim dan pejabat Pemkab Bojonegoro.

Soekarwo yang akrab disapa Pakde Karwo mengapresiasi kepada TNI-Polri yang terus memantau pertanian, serta terus mengontrol KPPU di wilayah Jawa Timur, khususnya di Bojonegoro.

"Perkara produksi gabah di Jawa Timur sudah selesai, yakni sebanyak 8.751 ton beras dan dikonsumsi oleh 33.500 juta penduduk," ungkapnya saat pidato di hadapan Mentan dan puluhan pejabat lainnya.

Pakde Karwo juga menyuarakan penolakan terhadap impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Kata dia, beberapa wilayah di Indonesia, khususnya Jawa Timur saat ini sedang melakukan panen raya, sehingga kelangkaan beras akan segera teratasi.

Sementara Andi Amran Sulaiman mengungkapkan pada tahun 2016 - 2017 pemerintah tidak melakukan impor beras sedikit pun, justru melakukan ekspor ke luar negeri. "Tetapi awal tahun ini sejumlah wilayah di Indonesia sedang panen, tetapi pemerintah mau impor beras, ini salah siapa," kata Amran menyinggung Bulog yang bandel menyerap gabah petani.

Lanjut Amran, semingguan lagi seluruh Indonesia akan panen padi sekitar dua juta hektar, dengan produksi beras sekitar 5-6 juta ton, dan 2.5 juta per bulan dikonsumsi oleh masyarakat.

"Artinya masih surplus banyak yang bisa diserap pihak Bulog. Jangan terjadi seperti tahun sebelumnya penyerapan hanya separuh. Kerjakan yang serius," tandasnya.

Bupati Bojonegoro Suyoto di sela mendampingi kunjungan Mentan juga menolak impor beras yang dilakukan pemerintah. Menurut Kang Yoto, panen di wilayah Bojonegoro selalu melimpah dan kualitasnya bagus. Sehingga jika impor jadi dilakukan maka petani akan merugi.

"Orang Kanor berterimakasih sekali kepada Pak Amran yang rajin memantau dan memperhatikan para petani di Bojonegoro. Karena beliau tahu padi orang Kanor dinikmati oleh warga Indonesia," tandasnya.

Kunjungan Mentan itu sempat disambut oleh sejumlah petani yang menolak adanya impor beras oleh pemerintah. Sayangnya sebelum Mentan datang para pendemo itu diamankan oleh aparat kepolisian yang menjaga di lokasi kunjungan Mentan. Meski begitu, kunjungan tersebut berjalan kondusif dan lancar hingga usai. (nur/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...