Minggu, 26 Mei 2019 15:14

Tahun ini Tuban Dapat Jatah 64 Ribu PTSL

Kamis, 11 Januari 2018 01:18 WIB
Wartawan: Gunawan Wihandono
Tahun ini Tuban Dapat Jatah 64 Ribu PTSL

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Tuban mendapatkan jatah sebanyak 64 ribu sertifikat tanah dari total 7 juta sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dicanangkan oleh pemerintah pusat pada tahun 2018. Untuk merealisasikan itu, melalui Bagian Administrasi Pemerintahan dan Otoda Setda, Pemkab Tuban menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat terkait pelaksanaan PTSL di Ruang Rapat Setda, Rabu (10/01).

Di hadapan Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Tuban, Wakil Bupati Noor Nahar Hussein berharap program ini berjalan lancar sehingga bias membawa dampak positif, khususnya peningkatan nilai ekonomi bagi pemiliknya.

"Karena dengan memiliki tanah yang legal menjadi modal utama bagi petani untuk menggarap lahannya. Namun, sampai saat ini di Kabupaten Tuban masih terdapat tanah maupun lahan garap yang belum bersertifikat. Hal ini karena pada belum jelas secara hukum siapa pemilik lahan tersebut," ujarnya.

Permasalahan kerap kali muncul saat melakukan pengurusan sertifikat karena adanya perbedaan status tanah yang mempengaruhi besaran biaya yang harus dibayar. Tanah warisan atau jual beli berbeda biayanya dengan tanah Negara.

Karena itu, Wabup meminta kepada seluruh Camat dan Kades agar menyosialisasikan program PTSL ini kepada warganya. Para kades juga diminta untuk terus saling berkoordinasi untuk meminimalisasi terjadinya kesalahpaman. “Harus ada kesepakatan antar warga dan petugas besaran biayanya, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” tegasnya.

Hal senada dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tuban Choirul Fauzi agar semua Kades memahami prosedur pengajuan sertifikat yang benar, terutama terkait besaran harganya.

Turut hadir dalam rapat tersebut perwakilan Polres, dan Kodim setempat. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...