Rabu, 20 Maret 2019 17:19

Tahun ini Tuban Dapat Jatah 64 Ribu PTSL

Kamis, 11 Januari 2018 01:18 WIB
Wartawan: Gunawan Wihandono
Tahun ini Tuban Dapat Jatah 64 Ribu PTSL

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Tuban mendapatkan jatah sebanyak 64 ribu sertifikat tanah dari total 7 juta sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dicanangkan oleh pemerintah pusat pada tahun 2018. Untuk merealisasikan itu, melalui Bagian Administrasi Pemerintahan dan Otoda Setda, Pemkab Tuban menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat terkait pelaksanaan PTSL di Ruang Rapat Setda, Rabu (10/01).

Di hadapan Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Tuban, Wakil Bupati Noor Nahar Hussein berharap program ini berjalan lancar sehingga bias membawa dampak positif, khususnya peningkatan nilai ekonomi bagi pemiliknya.

"Karena dengan memiliki tanah yang legal menjadi modal utama bagi petani untuk menggarap lahannya. Namun, sampai saat ini di Kabupaten Tuban masih terdapat tanah maupun lahan garap yang belum bersertifikat. Hal ini karena pada belum jelas secara hukum siapa pemilik lahan tersebut," ujarnya.

Permasalahan kerap kali muncul saat melakukan pengurusan sertifikat karena adanya perbedaan status tanah yang mempengaruhi besaran biaya yang harus dibayar. Tanah warisan atau jual beli berbeda biayanya dengan tanah Negara.

Karena itu, Wabup meminta kepada seluruh Camat dan Kades agar menyosialisasikan program PTSL ini kepada warganya. Para kades juga diminta untuk terus saling berkoordinasi untuk meminimalisasi terjadinya kesalahpaman. “Harus ada kesepakatan antar warga dan petugas besaran biayanya, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” tegasnya.

Hal senada dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tuban Choirul Fauzi agar semua Kades memahami prosedur pengajuan sertifikat yang benar, terutama terkait besaran harganya.

Turut hadir dalam rapat tersebut perwakilan Polres, dan Kodim setempat. (gun/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Minggu, 17 Maret 2019 23:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag28. Wa-immaa tu’ridhanna ‘anhumu ibtighaa-a rahmatin min rabbika tarjuuhaa faqul lahum qawlan maysuuraanDan jika engkau berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan, maka kat...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...