Kamis, 26 April 2018 11:02

Banyak yang Mundur Karena Menjadi Pendamping PKH, KPU Tuban PAW Puluhan PPK-PPS

Rabu, 13 Desember 2017 18:32 WIB
Wartawan: Gunawan Wihandono
Banyak yang Mundur Karena Menjadi Pendamping PKH, KPU Tuban PAW Puluhan PPK-PPS
Pelantikan PPK dan PPS gelombang kedua.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tuban kembali melantik sejumlah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kantor KPUD setempat, Jalan Pramuka, Kabupaten Tuban, Rabu (13/12).

Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut dilakukan lantaran banyaknya anggota PPK maupun PPS yang mengundurkan diri akibat beberapa hal. Selain itu, karena sebagian lainnya tidak mengikuti pelantikan yang telah dilakukan KPU sebelumnya. Sehingga untuk mengisi kekosongan tersebut, pihak KPUD terpaksa melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW).

“Total yang dilantik hari ini sebanyak 33 orang. Dengan rincian 12 orang tidak hadir saat pelantikan pertama, dan 21 orang PPK dan PPS hasil PAW. Mereka yang hasil PAW yakni 2 anggota PPK dari Semanding dan Grabagan, serta 19 orang anggota PPS,” jelas Ketua KPUD Tuban Kasmuri.

Kasmuri tidak merinci alasan pengunduran diri para anggota PPK dan PPS tersebut. Namun, sebagian besar karena diterima menjadi Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang berada di bawah naungan Kementerian Sosial Republik Indonesia (RI).

"Sebelum menetukan sikap, KPU telah melakukan konfirmasi sebelumnya kepada yang bersangkutan. Karena lebih memilih untuk menjadi pendamping PKH, sehingga dilakukan PAW. Ada juga yang karena meninggal dunia, dan terindikasi dengan partai politik (Parpol)," tambahnya.

Ia mengaku saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat bilamana ke depan masih terdapat anggota PPK dan PPS yang menjadi pendamping PKH. Selain itu, ia mengimbau bagi anggota PPK dan PPS yang telah dilantik untuk segera melakukan improvisasi seperti yang telah dilakukan anggota lainnya.

“Tetap menjaga integritas, netralitas, dan profesionalitas dan menjaga marwah KPU sebagai penyelenggara pemilu,” tutupnya. (gun/rev)

Rabu, 25 April 2018 00:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*PILKADA terus diselenggarakan dan saya selalu membanding di kala bertandang di banyak negara Asia, Eropa maupun Timur Tengah. Pergantian kepala daerah memang banyak mengeluarkan ongkos dan perubahan di mana-mana terus dikamp...
Senin, 19 Maret 2018 19:42 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .      Wa-aataynaa muusaa alkitaaba waja’alnaahu hudan libanii israa-iila allaa tattakhidzuu min duunii wakiilaan (2).Dzurriyyata man hamalnaa ma’a nuuhin innahu kaana ‘abdan syakuuraa...
Sabtu, 21 April 2018 12:32 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Jumat, 20 April 2018 23:01 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Ngawi dikenal mempunyai Alas Srigati atau Alas Ketonggo yang terletak 12 Km arah selatan dari kota. Menurut masyarakat Jawa, Alas Ketonggo merupakan salah satu wilayah angker atau ‘wingit’ di tanah Jawa.Ha...