Senin, 19 November 2018 13:12

Bocah 11 Tahun di Tuban Meninggal Akibat Penyakit Difteri

Kamis, 07 Desember 2017 18:18 WIB
Wartawan: Gunawan Wihandono
Bocah 11 Tahun di Tuban Meninggal Akibat Penyakit Difteri

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Beberapa hari terakhir ini publik dihebohkan dengan wabah Difteri. Di Tuban, penyakit yang disebabkan oleh Bakteri Corynebacterium Diphtheria ini sudah merenggut nyawa satu bocah umur 11 tahun. Begitu pula di daerah-daerah lain, khususnya di Jawa Timur

Bahkan Kementerian Kesehatan telah resmi menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) atas mewabahnya penyakit difteri tahun ini. Berdasarkan data dari Kemenkes, difteri terparah menyerang Jawa Timur dan Jabodetabek.

Menyikapi hal ini, Plt Kepala Dinkes Kabupaten Tuban, Enda Nurul Komarijati mengimbau masyarakat, khususnya yang mempunyai balita, agar waspada.

"Difteri itu mudah sekali menular. Gejalanya radang saluran nafas, ada selaput putih dan gampang berdarah, dan toksinnya itu yang bahaya, bikin kelainan jantung, dan meninggal," katanya kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (7/12).

Pihaknya mencatat di Kabupaten Tuban terdapat sebanyak 12 balita yang dicurigai terinfeksi bakteri tersebut. Namun setelah diperiksa, hanya 2 balita yang positif terkena virus Difteri tersebut.

"Satu telah sembuh dan satu lagi meninggal dunia, keduanya berasal dari Kecamatan Grabagan," ungkapnya.

Enda menjelaskan, bahwa pihaknya telah melakukan program imunisasi untuk virus difteri dan telah dijadikan imunisasi wajib yang harus diterima semua balita.

"Namun ada orang tua yang tidak membawa balitanya untuk diimunisasi. Dia telat periksa. Kami sudah berusaha untuk merujuk ke RSUD, namun nyawanya tak dapat ditolong lagi dan akhirnya meninggal," ujarnya.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat memastikan balitanya memperoleh imunisasi lengkap, termasuk imunisasi difteri tersebut. "Imunisasi bisa diperoleh di Posyandu, Puskesmas, dan fasilitas kesehatan lainnya," pungkasnya. (gun/rev)

Rabu, 14 November 2018 00:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SUASANA khusuk menyelimuti Jumat malam 9 November 2018 di lorong-lorong kampung, di ruas-ruas musholla, di beranda-beranda langgar, di ruang-ruang masjid, surau ataupun gardu desa. Rakyat membaca doa dengan selingan renungan tent...
Senin, 19 November 2018 11:17 WIB
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Waja’alnaa allayla waalnnahaara aayatayni famahawnaa aayata allayli waja’alnaa aayata alnnahaari mubshiratan litabtaghuu fadhlan min rabbikum walita’lamuu ‘adada alssiniina waalhisaaba...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Selasa, 06 November 2018 22:28 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Dua tahun terakhir Kabupaten Madiun mendapatkan penghargaan Anugerah Wisata Tingkat Provinsi Jawa Timur. Pertama anugerah wisata buatan terbaik provinsi diraih Taman Wisata Madiun Umbul Square tahun 2017, menyusul kemudian ...