“Kunci kemenangan kita ini karena kematangan metodologi yang diterapkan,” ujar Kabiro Manajemen Inovasi Semen Indonesia Tony Gunawan.
Dirut PT. Semen Gresik, Gatot Kustyadji mengaku bersyukur atas prestasi yang didapat ini.
"Setidaknya semangat juara ini dapat tertanam di dalam jiwa Karyawan Semen Gresik. Kami atas nama manajemen mengucapkan terima kasih atas prestasi ini. Ini adalah pencapaian luar biasa. Karena itu, harus selalu dipertahankan dan juga ditingkatkan agar ke depan bertambah baik lagi," ujarnya.
Ia berharap keterampilan yang dimiliki karyawan berprestasi ini bisa ditularkan ke karyawan yang lain agar terus terjaga kesinambungan keterampilan dan kemampuan itu.
Sekadar informasi, dalam ajang tersebut, Indonesia mengirimkan sebanyak 33 tim, terdiri dari 13 tim di kompetisi APQC, dan 20 tim sisanya turut dalam ajang ICQCC. Total jumlah peserta dalam kedua event tersebut adalah 372 tim. Paling banyak dari Negara India dengan memberangkatkan sebanyak 138 tim, China 44 tim, Korsel 42 tim, Malaysia 36 tim, Jepang 33 tim, tuan rumah Filipina sendiri terdapat 27 tim, dan lainnya dari Sri Lanka, Taiwan, Singapura, Thailand, serta Mauritius. (gun/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




