Rabu, 19 Juni 2019 12:52

Kritis, ​Dewan Tagih Janji Sekdakot Mojokerto Terkait Proyek GMSC

Kamis, 09 November 2017 20:52 WIB
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
Kritis, ​Dewan Tagih Janji Sekdakot Mojokerto Terkait Proyek GMSC
Bagian luar proyek GMSC.

KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Finishing proyek pembangunan gedung perijinan terpadu Graha Mojokerto Service City (GMSC) yang menelan anggaran Rp 31,7 miliar itu diduga kritis. Sebab, hingga kini PT Ardi Tekindo Perkasa Surabaya (ATP) sebagai pemenang proyek hanya melakukan pekerjaan luar saja.

Padahal, bagian dalam gedung belum tersentuh pekerjaan. Kalangan DPRD Kota Mojokerto, mendesak agar janji Plt Sekdakot Mojokerto Gentur Prihantono yang akan mengawal pekerjaan tersebut secara ketat diwujudkan.

"Kita tetap berpatokan pada janji Plt Sekdakot bahwa pengawasan dan evaluasi akan dilakukan setiap dua hari sekali. Kita akan minta penjelasan, apa yang menjadi kendala, " tegas Anggota Komisi II DPRD Kota Mojokerto Sony Basoeki Rahardjo, Kamis (9/11).

Sony menegaskan, jika pihaknya akan membawa persoalan itu ke dalam Komisi II yang membidangi pembangunan. Setelah dibahas di internal komisi, pihaknya akan menjadwalkan minta penjelasan kepada Plt Sekdakot Mojokerto. "Saya khawatir Pak Sekdakot hanya melihat data laporan tertulis diatas kertas saja. Seharusnya pekerjaan fisik seperti itu pengawasannya harus aktif ke lapangan. Nanti kita akan tanyakan apa kendalanya, dan kondisi riilnya seperti apa," ujar Sonny.

Sebelumnya, Plt Sekdakot Mojokerto menyebut jika selama tiga bulan ke depan sejak ditunjuk Gubenur Jatim dirinya akan fokus pada pembangunan infrastruktur di Kota Mojokerto. Termasuk salah satunya yakni finishing proyek GMSC yang menelan anggaran Rp 31,7 miliar. Evaluasi untuk pekerjaan GMSC juga dlakukan setiap dua hari sekali.

Gentur optimis, setelah dirinya melihat track record kontraktor dan juga harga yang dipituskan Pemkot Mojokerto cukup pantas. Ia menilai kontraknya sudah cocok, dan track record kontraktornya cukup bagus. Gentur mengatakan bahwa tidak ada alasan kalau pekerjaan tidak bisa selesai tepat waktu. (yep/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...