Pembukaan Porprov IX Jatim 2025.
KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah secara resmi membuka Porprov IX Jatim 2025 di Stadion Gajayana, pada Sabtu (28/6/2025) malam. Acara berlangsung meriah dan spektakuler, dihadiri ribuan atlet, ofisial, tokoh masyarakat, serta warga Malang Raya.
Rangkaian pembukaan diwarnai pertunjukan yang memukau, mulai dari 150 drone light show, drumband SMAN Taruna Madani, hingga tarian kolosal bertajuk 'Malang Mbois, Malang Berkelas' yang dibawakan ratusan penari dari wilayah Malang Raya.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Hiburan semakin semarak dengan penampilan artis-artis Jawa Timur seperti Cak Percil, Cak Sodiq, Arlida Putri, dan grup Gildcoustic. Defile kontingen atlet dari 38 kabupaten/kota juga menyedot perhatian penonton, didampingi empat maskot Porprov: Cak Jo (Kabupaten Malang), Sima (Kota Malang), Saeba (Kota Batu), dan Cak Beki (maskot Jawa Timur).
Gubernur Khofifah dalam sambutannya mengajak seluruh atlet untuk menunjukkan semangat juang tinggi dan menjunjung sportivitas.
“Atlet-atlet kita luar biasa. Kami menaruh harapan besar agar banyak rekor tercipta di berbagai cabang olahraga (cabor) dari Porprov ini. Kalau pecah rekor tentu harapan kita dari Jatim untuk dunia,” jelasnya.
Ia menegaskan Porprov ini merupakan ajang penempaan menuju PON dan bahkan ke tingkat internasional.
“Kita membutuhkan peningkatan intensitas dan kualitas pelatihan yang lebih komprehensif untuk kesiapan atlet-atlet Jawa Timur agar mampu bersaing secara nasional maupun internasional,” imbuhnya.

Khofifah juga menyampaikan bahwa suksesnya opening ceremony merupakan hasil kolaborasi lintas elemen, menggabungkan nilai budaya dan semangat olahraga.
“Ini bukti nyata bahwa olahraga dan budaya bisa bersatu dalam satu panggung yang menginspirasi,” ujarnya.
Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi khusus kepada Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu atas kekompakan sebagai tuan rumah. Ia menilai Porprov juga menjadi bagian dari penggerak ekonomi daerah.
“Ketika budaya itu dibangun bersama dengan olahraga, saya rasa akan menjadi bagian dari ikhtiar untuk menjadikan olahraga sebagai salah satu sumber ekonomi kita,” ungkapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




