Warga Jenu Kompak Tolak Kilang Minyak Rosneft, Sosialisasi Tak Membuahkan Hasil

Warga Jenu Kompak Tolak Kilang Minyak Rosneft, Sosialisasi Tak Membuahkan Hasil Warga enggan melepas tanahnya untuk proyek pembangunan kilang minyak Rosneft. foto: GUNAWAN/ BANGSAONLINE

Sosialisasi yang rencananya berlangsung selama dua hari itu terpaksa harus dihentikan karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan untuk dilanjutkan. 

Saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Kapolsek Jenu, AKP Elis Suendayati mengatakan bahwa warga yang hadir di luar perkiraan pihaknya. Pasalnya, tamu yang hadir bukan hanya undangan saja, namun masyarakat lainnya ikut serta, sehingga gedung mengalami over kapasitas.

“Rencananya dua hari, perintah Kapolres saat ini ditunda dulu, untuk besok dihentikan menunggu hasil koordinasi antara Pertamina, Polres, dan Pemprov,” ungkapnya.

Sementara itu, selaku Kepala Biro Administrasi dan Pemerintahan Setdaprov Jawa Timur, Anom Suharno mengatakan bahwa pertemuan ini baru tahap awal sosialisasi terhadap perencanaan pembangunan kilang.

"Wajar apabila warga belum memahami maksud pembangunan tersebut. Semuanya untuk kesejahteraan rakyat. Jelas untuk proyek sebesar ini pasti ada pro dan kontra. Masyarakat masih menganggap ini merugikan, namun sebenarnya ini untuk kesejahteraan rakyat," ungkapnya.

Pihaknya berharap masyarakat mendukung proyek pendirian kilang minyak tersebut. "Upaya persuasif terus dilakukan untuk menyadarkan masyarakat tentang manfaat didirikannya kilang minyak tersebut. Kita tak perlu saling menyalahkan, ini suatu tahapan yang harus dilalui, dan untuk mensejahterakan rakyat," pungkas Anom. (gun/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO