Bayi malang yang diduga ditinggal kabur orang tuanya saat menjalani perawatan di RSU Aminah. foto: AKINA/ BANGSAONLINE
"Selama sama saya ya dirawat, saya kasih susu, dan sebenarnya juga mau mengasuh tapi kan kondisi saya repot kalau mengasuh, soalnya masih punya dua anak kecil juga," jelasnya.
Sementara staf panti asuhan, Nur Farida, membenarkan jika pasangan suami istri Suprihatin dan Sugeng datang untuk menitipkan bayi. Meski sebetulnya panti mereka ini hanya menerima anak yatim piatu yang sudah besar yang sudah berusia SMP dan SMA.
"Karena kami kasihan sama bayinya, akhirnya kami menerima untuk diasuh sementara di sini," ungkap Nur Farida.
Namun karena kondisi bayi lemah, sementara pihak panti tidak punya prasarana untuk merawat bayi itu, akhirnya bayi malang itu dibawa ke RS Aminah Kota Blitar. Pihak panti asuhan dan Suprihatin juga sepakat untuk melaporkan kasus itu ke polisi, agar nasib bayi malang itu jelas.
Kasatreskrim Polresta Blitar, AKP Heri Sugiono membenarkan laporan tersebut. Namun karena lokasi kejadian di wilayah hukum Polres Blitar, maka kasus ini dilimpahkan ke Satreskrim Polres Blitar.
"Posisi bayi masih dirawat di RS Aminah, kondisinya sehat. Tapi proses penyelidikan selanjutnya kami limpahkan ke Polres Blitar karena lokasinya di Panggungrejo, masuk wilayah hukum sana," jelasnya. (blt1/tri/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






