Rabu, 18 September 2019 15:01

Diduga Kepanjangan, Girder Tol Pasuruan Probolinggo Roboh, Satu Tewas

Minggu, 29 Oktober 2017 22:19 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Supardi
Diduga Kepanjangan, Girder Tol Pasuruan Probolinggo Roboh, Satu Tewas
Girder konstruksi tol Paspro yang roboh sedang dilihat masyarakat sekitar, Minggu (29/10). Foto: SUPARDI/BANGSAONLINE

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Konstruksi Proyek Strategis Nasional (PSN) Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro) di Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, ambruk, Minggu (29/10). PT Waskita selaku pemenang lelang dan PT. Pancang Sakti sebagai sub kontrak pelaksanan proyek pembangunan tol Paspro nampaknya abaikan SOP (Standar Operasional Prosedur).

Diduga, pembangunan kontruksi di simpang Jalan Cukurgondang grindernya kepanjangan (mencapai 50 meter) hingga mudah ambrol. Sementara sumber lain mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika Crane mencoba mengangkat grender namun, tali sling baja yang mengikat terlepas.

Kapolresta Pasuruan AKBP Rizal Martono didampingi Manajer Proyek PT Waskita Kadek Oka menyampaikan kronologisnya. Pada saat girder sebelah timur mau dipasang ke bearing tiba-tiba goyang dan jatuh sehingga menyenggol ketiga girder yang sudah terpasang. "Lalu jatuh kebawah menimpa mobil pick up warna hitam dan beberapa kendaraan sepeda motor yang berada di bawahnya, sehingga menimbulkan korban jiwa dan materiil," bebernya.

Akibat kejadian itu, tercatat satu korban jiwa atas nama Heri Sunandar (46) asal Kalimantan meninggal di TKP, mekanik PT Waskita. Korban kedua yakni, Sugiono, sopir mekanik yang mengalami luka patah pada kaki, serta Nurdin, mengalami luka pada punggung (pekerja PT. Pancang Sakti).

Sementara kerugian materiil berupa, satu unit sepeda motor Honda Supra nopol N-5861- TJ, satu unit sepeda motor Honda Revo nopol S-4691-TA, satu unit mobil pick up warna hitam dan satu unit truk tronton yang penyok dan hancur akibat tertimpa girder yang beratnya puluhan ton itu.

Sekadar diketahui, tol Paspro rencananya dibangun dengan panjang 31,30 Kilometer. Ada tiga sesi dalam proses pengerjaannya, yakni untuk sesi satu, nantinya akan melewati Grati-Nguling (8 km); Sesi dua, perbatasan Nguling, Pasuruan – Sumberasih, Probolinggo sepanjang (6 Km) dan Sumberasih – Leces (17,30 km).

Atas kejadian tersebut pihak PT Waskita akan bertangungjawab sepenuhnya, dengan memberikan santunan berupa biaya sekolah untuk anak-anaknya kepada korban yang meninggal. Kepada korban luka-luka akan diberikan bantuan dan asuransi kecelakaan kerja. (par/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...