Seorang pegawai Pemkot Mojokerto memampang harga lelang dan copian berkas mobdin yang akan dilempar ke pasar publik.
Pada kesempatan yang sama, pihak Pemkot Mojokerto juga melelang sebuah satu unit truk pengangkut sampah, sepeda motor, dan kontainer sampah.
Joko Rahardjo mengatakan lelang ini akan dilakukan secara terbuka dan bisa diikuti seluruh lapisan masyarakat. "Ini untuk umum, tidak ada istilah diprioritaskan bagi pemegang mobil terakhir atau apa," katanya.
Ia menyarankan sebelum ikut lelang, masyarakat terlebih dahulu memantau kondisi mobilnya dulu, baru daftar. Kelima mobil itu saat ini berada di halaman kantor Pemkot Mojokerto jalan Gajah Mada 145.
Pemasangan pamflet lelang tersebut mendapat perhatian dari sejumlah pegawai pemkot dan masyarakat. Sejumlah komentar disampaikan dengan lelang ini. "Mobil-mobilnya masih butuh banyak perbaikan. Belum lagi biaya balik nama, dengan harga segitu sudah dapat mobil siap pakai di pasaran," cetus Sinyo warga Perumahan Magersari yang berada di lokasi.
Beda Sinyo beda pula Rahman Arif. Ia optimis mobil-mobil tersebut akan menarik banyak peminat. "Pada sesi-sesi akhir, penawar akan lebih gila-gilaan menawar. Bid-bid-nya akan lebih tajam lagi," katanya.
Warga Gresik ini yakin mobil ini diminati terutama bagi pedagang mobil. "Pasti ada saja yang beli," pungkasnya. (yep/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




