Kamis, 21 Februari 2019 11:56

Ada Destinasi Wisata Zaman Batu Eksotik di Bukit Kapur Pelalangan Arosbaya Bangkalan, Penasaran?

Kamis, 28 September 2017 10:58 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: Disna
Ada Destinasi Wisata Zaman Batu Eksotik di Bukit Kapur Pelalangan Arosbaya Bangkalan, Penasaran?
Satu kata untuk Bukit Kapur Pelalangan: eksotik. foto: Disna/ BANGSAONLINE

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Di Madura, Bukit Kapur Jeddih Bangkalan, memang sudah terkenal, namun, ada satu lagi bukit kapur yang lebih eksotik, yatiu Bukit Kapur Pelalangan Arosbaya Bangkalan.

Bukit dengan tekstur eksotik ini, bukan asli, tapi campur tangan penambang batu kapur. Meninggalkan karya seni berupa bukit, gua, serta lorong yang bercorak pahatan indah.

Bukit bekas pahatan sisa penambangan kapur, justru menghadirkan bentuk unik dan eksotik. Tak hanya bekas pahatan, tekstur bukit kapur yang lebih keras berwarna merah bata ditambah berbagai tumbuhan liar, dan lumut yang menempel di tebing. Bikin seakan di negeri antah berantah.

Destinasi yang masih sebagai penambangan kapur ini, seluas 2 hektare. Da gua dan lorong panjang yang membuat wisatawan terkesan di negeroi dongeng.

Penasaran? Bukit Pelalangan ini terletak di Desa Berbeluk, Kecamatan Arosbaya, Bangkalan. Untuk menuju lokasi, cukup memarkir motor atau mobil di area parkir destinasi religius makam para Raja Bangkalan, yang terkenal dengan sebutan “Air Mata Ibu”. Bukit ini terletak sekitar 500 meter dari Air Mata Ibu. Yaitu memasuki jalan kecil dari depan gerbang Air Mata Ibu.

Kebanyakan wisatawan yang mengunjungi tempat penambangan ini, setelah mengetahui dari media sosial seperti instagram atau facebook, yang telah menyebarkan berbagai spot foto eksotik.

Tempat wisata ini masih dikelola warga sekitar. Memang sebelumnya tidak ada penarikan parkir ataupun tiket di wisata bukit Pelalangan ini. Semakin banyaknya pengunjung, menjadikan warga menetapkan retribusi sebesar Rp 5 – 10 ribu per orang, sedangkan parkir Rp 3000 untuk motor, dan mobil Rp.20.000.

“Dulu belum ada penarikan retribusi seperti ini, tapi sekarang pengunjung semakin banyak belum sampai masuk saja orang lokal langsung menghampiri minta uang katanya buat biaya retribusi dan sebagainya. Entah uang itu buat apa, semoga saja lebih baik ke depannya dan dikelola serius,“ keluh Ahmad Salahudin, salah satu wisatawan dari Surabaya.

Saat mengunjungi bukit kapur Arosbaya, disarankan tetap waspada dan hati-hati karena proses penambangan masih berjalan hingga sekarang. Truk pengangut hasil tambang sering keluar masuk jalan, selain itu, risiko terjadi longsor atau batu jatuh bisa saja terjadi sewaktu-waktu. (Disna UTM)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Februari 2019 12:01 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEBAT capres kedua telah digelar dengan segala kehormatannya pada 17 Februari 2019. Riuh tepuk tangan dan sorakan terdengar di setiap kerumunan sebagai lahan hiburan politik yang sangat komunalistik. Saya sendiri menepikan dir...
Sabtu, 16 Februari 2019 11:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...