Kamis, 03 Desember 2020 14:19

Dugaan Mark Up Data Siswa di Sumenep, Kemenag Sidak RA Nurusshobah

Kamis, 24 Agustus 2017 21:48 WIB
Wartawan: Faisal
Dugaan Mark Up Data Siswa di Sumenep, Kemenag Sidak RA Nurusshobah
Samsul Arifin, Pengawas Pendidikan Madrasah Kecamatan Lenteng.

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep akhirnya menindaklanjuti dugaan mark up siswa di RA/TKA Nurusshobah. Kemenag melalui Pengawas Pendidikan Kecamatan Lenteng melakukan sidak investigasi ke lembaga pendidikan terkait, Kamis (24/8). 

Berdasarkan hasil sidak, Syamsul, Pengawas Pendidikan Kecamatan Lenteng menepis berita yang beredar tentang dugaan mark up siswa dan dan dua guru yang mendapat bantuan fungsional mengajar. Menurut Samsul, semua laporan itu tidak benar.

"Guru di TKA /RA Nurusshobah tidak ada yang punya NUPTK jadi tidak mungkin mendapat tunjangan fungsional," tegasnya

Soal mark up data siswa, Syamsul juga membantahnya. "Saya kira sudah sesuai dengan laporan yang saya terima, artinya tidak ada mark up siswa. Jumlah siswa kelas A ada 12 anak dan kelas B ada 5 anak. Untuk tahun lalu kelas A ada 10 dan kelas B ada 8 karena 5 orang gak naik kelas jadi diikutkan yang sekarang," terangnya

Disinggung besaran Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) yang tak sesuai dengan jumlah siswa, Syamsul berjanji akan menindaklanjuti. "Tetap kami bidik, jika tidak sesuai,  maka lembaga saya minta untuk mengembalikannya," pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Sumenep Mohammad Tawil mengatakan pihaknya juga akan melakukan investigasi ke sejumlah lembaga pendidikan terkait laporan tersebut.

"Saya berterima kasih karena sudah menjadi bagian dari kontrol pekerjaan saya, semoga pendidikan ke depan semakin membaik," tandasnya. (fai/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...