Selasa, 15 Juni 2021 20:35

Tanya-Jawab Islam: Melahirkan secara Caesar Tidak Wajib Mandi?

Rabu, 19 Juli 2017 13:09 WIB
Tanya-Jawab Islam: Melahirkan secara Caesar Tidak Wajib Mandi?
DR KH Imam Ghazali Said MA

>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<<

Pertanyaan: 

Assalamualaikum wr wb, Pak Yai, wajib apa tidak mandi bagi ibu yang melahirkan, bagaimana bagi yang melahirkan secara sesar, wajibkah mandi? (Nita, Guru di Wonocolo Surabaya)

Jawaban:

BACA JUGA : 

Tanya-Jawab Islam: Enam Tahun Pisah Ranjang, Tapi Masih Satu Rumah, Mohon Pencerahan

Tanya-Jawab: Uang Hasil Makelaran, Halalkah Komisinya?

Tanya-Jawab: Suami Miliki Jimat Kumis Harimau, Jadi Kuat Segalanya

Tanya-Jawab: Ingin Menikahi Tante dari Ibu, Bolehkah?

Di antara yang mewajibkan mandi bagi perempuan adalah al-wiladah (melahirkan). Maka perempuan yang melahirkan itu dianggap junub dan mempunyai kewajiban mandi. Nah, memang kebiasaannya dan pada umumnya ibu yang melahirkan itu akan disertai dengan keluarnya darah nifas, yaitu darah yang keluar setelah melahirkan, pada umumnya empat puluh hari sampai enam puluh hari.

Kemudian, bagaimana dengan ibu-ibu yang melahirkan dengan operasi caesar dan setelahnya tidak keluar darah nifas sama sekali?

Para fuqoha beda pendapat dalam masalah ini. Pertama, fuqoha’ yang tidak mewajibkan mandi bagi ibu yang melahirkan bersih tanpa darah sama sekali. Ibnu Qudamah berpandangan, “jika wanita melahirkan dan tidak ada darah sama sekali, maka ia suci dan tidak ada nifas baginya, sebab nifas itu adalah darah yang mengiringi persalinan, dan darah itu tidak ada, maka ia tetap suci”. (al-Mughni:1,429)

Ibnu Hajar al-Haitami juga memberikan komentar, “Wanita yang melahirkan dan tidak terdapat darah nifas, jika ia mandi setelahnya, maka mandinya seperti mandi orang suci bukan orang junub”. (al-Fatawa al-Fiqhiyah al-Kubra:1,358)

Maka, menurut pandangan ulama ini, bagi ibu melahirkan tidak ada darah sama sekali, maka dia tidak wajib mandi, baik melahirkan secara normal ataupun caesar. Ingat! Tidak ada darah sama sekali, jika ada darah walaupun itu sedikit, maka ia tetap wajib mandi.

Kedua, Fuqoha’ yang tetap mewajibkan mandi walaupun ketika melahirkan tidak keluar darah sama sekali. Kebanyakan pandangan ini diyakini oleh ulama-ulama mazhab Syafi’I (syafi’iyah). Mereka berpandangan bahwa persalinan itu adalah tempat dan saatnya nifas, sebab secara umum ibu yang melahirkan pasti disertai darah pada saat melahirkan atau setelahnya.

Namun, setelah penulis menanyakan hal ini kepada ahli medis dan ibu-ibu yang pernah melahirkan caesar, bahwa mereka yang melahirkan dengan ceasar itu pasti juga keluar darah nifas setelahnya, walaupun dengan jumlah lebih sedikit dari pada kelahiran normal. Maka, sangat jarang sekali ditemukan ibu melahirkan dan tidak keluar darah sama sekali. Normalnya mereka juga akan mengeluarkan darah nifas.

Oleh sebab itu, barometer wajib mandi dan tidaknya menurut para ulama di atas adalah adanya darah saat melahirkan atau tidak ada darah, bukan karena melahirkan normal atau melahirkan caesar. Namun, pendapat yang lebih baik adalah ibu yang melahirkan sebaiknya tetap wajib mandi walaupun tidak keluar darah sama sekali, agar terhindar dari perdebatan para ulama. Wallahu a’lam.

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Selasa, 15 Juni 2021 06:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-RUU Pajak makin ramai dan kontroversial. Tapi suara fraksi-fraksi di DPR kali ini menolak. Alias tak mendukung rencana pemerintah.Apa benar ini karena Pilpres sudah dekat? Atau karena para pimpinan parpol belum dipanggil pr...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...