Senin, 06 April 2020 12:47

Tak Beri THR Karyawan, Perusahaan Terancam Sanksi

Rabu, 14 Juni 2017 20:18 WIB
Wartawan: Nurqomar Hadi
Tak Beri THR Karyawan, Perusahaan Terancam Sanksi

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Perusahaan yang tidak memberi Tunjangan Hari Raya (THR) pada karyawannya akan terancam sanksi denda dan diumumkan di media massa sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomer 6 tahun 2016. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa pengusaha yang terlambat membayar THR akan dikenakan sanksi denda sebesar 5 persen dari total nilai THR. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lamongan, Muhammad Kamil.

"Jika ada perusahaan tidak membayar THR sesuai ketentuan maka akan dilakukan pengumuman melalui media massa,” kata Muhammad Kamil, kemarin.

Sebagai upaya sosialisasi terkait THR tersebut, Kamil mengatakan pihaknya telah memberi edaran ke seluruh perusahaan yang berada di wilayah Lamongan.

“Kita sudah memberikan surat edaran ke perusahaan-perusahaan. Surat edaran tersebut dari Gubernur Jawa Timur. Di antaranya berisi THR harus diberikan selambat-lambatnya tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri,” kata Kamil.

Dalam edaran tersebut, lanjut Kamil, juga dijelaskan besaran THR terbagi menjadi dua bagian. Pertama bagi pekerja yang massa kerjanya sudah satu tahun atau lebih, maka besaran THR-nya sama dengan jumlah upah selama satu bulan.

Sedangkan untuk pekerja yang masa kerjanya kurang dari satu tahun, maka besaran THR diberikan secara proporsional sesuai dengan masa kerja, yaitu dengan perhitungan masa kerja dibagi dua belas kemudian dikalikan dengan jumlah upah dalam satu bulan. 

“Namun kalau perusahaan sudah menetapkan besaran nilai THR dalam perjanjian kerja dengan nilai lebih besar dari THR yang sudah ditentukan, maka perusahaan tersebut wajib membayar THR sesuai dengan perjanjian tersebut,” terang Kamil.

Sebagai upaya antisipasi munculnya keluhan dan gejolak dalam pelaksanaan THR, maka akan dibentuk Posko Pengaduan THR. “Kita berharap karyawan yang menemui masalah terkait THR diharap mengadukan ke Posko Pengaduan THR yang ada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lamongan Jalan Jaksa Agung Suprapto Lamongan” Jelas Kamil. (qom/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...