Rabu, 22 Agustus 2018 14:05

Bupati Sambari Minta Peserta KKN di Bawean Pelajari Kearifan Lokal

Senin, 12 Juni 2017 16:15 WIB
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Bupati Sambari Minta Peserta KKN di Bawean Pelajari Kearifan Lokal
Bupati Sambari bertukar cinderamata dengan dosen pembimbing KKN UGM Prof. Dr. Achmad Priyatmojo. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menerima kunjungan 30 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Gadjah Mada (UMG) Yogyakarta di ruang Putri Cempo kantor Pemkab Gresik, Senin (12/6/2017).

Mereka terdiri dari sejumlah fakultas, di antaranya Fakultas Kesehatan, Fakultas Farmasi dan Kedokteran Gigi, Fakultas Pertanian, Fakultas Sosial Umum, serta Fakultas Sains dan Teknologi.

Dalam kesempatan ini, para mahasiswa diberikan arahan dan pembekalan oleh Bupati Sambari terkait arah pembangunan daerah serta gambaran umum Kabupaten Gresik sebelum diterjunkan ke tempat pengabdian, yakni di Desa Pekalongan Kecamatan Tambak, Kepulauan Bawean, Gresik.

Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi pelaksanaan KKN yang selama ini memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik mahasiswa atau perguruan tinggi, juga bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam pemecahan permasalahan yang ada.

Menurut ia, pelaksanaan KKN dengan waktu yang cukup lama tersebut diharapkan mampu memberikan banyak wawasan sekaligus inovasi baru terhadap mahasiswa yang mengabdikan dirinya untuk masyarakat, sehingga mampu tercipta ilmu pengetahuan yang memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa.

“Kami meminta semua peserta mengenal wilayah dan keadaan umum di sana. Utamanya memahami kultur dan kearifan budaya yang ada di kabupaten Gresik, khususnya di wilayah Kepualauan Bawean,” pintanya.

Bupati juga berpesan agar mahasiswa dapat mengedukasi masyarakat tentang semua potensi yang ada di Kepulauan Bawean.

Sementara Dosen Pembimbing Lapangan Prof. Dr. Achmad Priyatmojo menjelaskan, para mahasiswa akan menjalani KKS selama 2 bulan dimulai sejak tanggal 13 Juni 2017. 

Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Gresik yang telah berkenan menerima dan memfasilitasi UGM dalam pelaksanaan KKN di wilayah Kabupaten Gresik. "Kegiatan ini merupakan kontribusi Perguruan Tinggi terhadap pembangunan daerah," jelasnya.

Untuk itu, ia berpesan kepada mahasiswa peserta KKN agar menekankan kerjasama tim, menunjukkan potensi dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada (kearifan lokal), sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat di lokasi KKN agar sesuai dengan tema yang diusung, yakni "Pembangunan Basis Data Untuk Optimalisasi Sumber Daya Desa". (hud/rev)

Sabtu, 11 Agustus 2018 16:43 WIB
Oleh: Ach. Taufiqil Aziz*Sekitar jam 17.00, pada 9 Agustus 2018, kami sekeluarga masih menonton stasiun televisi tentang pengumuman Cawapres Jokowi. Di televisi, beberapa stasiun dan pengamat sudah menganalisa bahwa Mahfud MD (MMD) yang akan menjadi ...
Kamis, 16 Agustus 2018 17:26 WIB
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   In ahsantum ahsantum li-anfusikum wa-in asa'tum falahaa fa-idzaa jaa-a wa’du al-aakhirati liyasuu-uu wujuuhakum waliyadkhuluu almasjida kamaa dakhaluuhu awwala marratin waliyutabbiruu maa ‘al...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 18 Agustus 2018 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Rabu, 08 Agustus 2018 10:41 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Asosiasi Wisata Gua Indonesia (Astaga) dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mahipal) Unirow Tuban akhirnya memaparkan data pemetaan gua di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Data tersebut dikeluarkan setelah tim me...