Pentingnya Keharmonisan Orang Tua dengan Anak untuk Dongkrak Prestasi Belajar

Pentingnya Keharmonisan Orang Tua dengan Anak untuk Dongkrak Prestasi Belajar Ilustrasi

Kehadiran anak dalam lingkungan keluarga, secara alamiah akan memberikan tanggung jawab terhadap orang tua, tanggung jawab orang tua terhadap anaknya berdasarkan atas motivasi cinta kasih sayang dan perhatian. Pada hakekatnya, cinta kasih sayang dan perhatian orang tua terhadap anaknya dapat menjiwai tanggung jawab citra dan moral dalam memberikan .

Hakekat dalam belajar adalah suatu proses yang ditandai dengan adanya perubahan pada diri seseorang. Perubahan sebagai hasil proses belajar dapat ditunjukkan dengan berbagai bentuk seperti berubahnya pengetahuan, pemahaman, sikap dan tingkah lakunya, keterampilan, kecakapan dan kemampuannya, dan aspek-aspek lain yang ada pada individu tersebut.

Harapan orang tua tentunya dapat mendidik anaknya dengan baik dan benar. Tetapi harapan itu tidak selamanya berjalan dengan baik dan benar. Ada kalanya dan tidak sedikit orang tua yang memiliki kendala dan melakukan kesalahan dalam mendidik anaknya ada beberapa kendala dan kesalahan. Misalnya orang tua yang yang terlalu mengekang anaknya. Hal ini akan memberikan dampak negatif pada anak. Seperti, anak akan menjadi sering berbohong kepada orang tua untuk memenuhi keinginannya.

Adapula orang tua memanjakan anaknya. Hal ini juga berdampak buruk, karena bisa menbuat anak menjadi memberontak manakala apa yang menjadi keinginannya tidak dapat terpenuhi. Di sisi lain anak tersebut harus dapat hidup mandiri tanpa tergantung pada orang yang berada di sekitarnya.

Orang tua yang sibuk juga memberikan dampak yang buruk terhadap anak, karena anak menjadi merasa tidak diperhatikan dan tidak mendapat kasih sayang dari orang tuanya. Misal seperti orang tua yang menghabiskan waktunya seharian di kantor, sehingga bertemu dengan anaknya pada malam hari atau selesai bekerja. Dengan kondisi ini, anak bisa saja merasa tidak diperhatikan oleh orang tuanya, sehingga dapat menjadi malas belajar, sering membangkang, nakal. Hal ini otomatis dapat mempengaruhi prestasi anak dalam belajar. Untuk itu, perhatian orang tua kepada anak sangat dibutuhkan untuk menumbuhkan prestasi anak dalam belajar.

Jadi hubungan keharmonisan antara anak dan orang tua sangat berpengaruh dalam prestasi belajar sang anak. Karena anak akan menjadi lebih termotivasi untuk belajar dan semangat dalam mencapai cita-citanya, jika keharmonisan dengan orang tuanya terjaga. Untuk itu, orang tua harus memberi perhatian secara penuh dan tetap mendukung anak dalam meningkatkan prestasi belajarnya. Memberi hadiah saat anaknya mencapai sebuah prestasi atau mendapat nilai yang baik dalam sekolahnya dapat dilakukan untuk meningkatkan motivasi sang anak.

Kasih sayang memang sangat dibutuhkan dalam membangun keharmonisan anata anak dan orang tua. Dengan adanya kasih sayang dari orang tua, anak akan menjadi lebih merasa dihargai dan diperhatikan dalam lingkungannya.

Harapan penuh ditujukan kepada semua orang tua untuk dapat membangun rasa keharmonisan dengan anak dalam mencapai sebuah prestasi. Sayangi dan berikan waktu-waktu terbaik bersama anak untuk menumbuhkan rasa keharmonisan.

*Penulis merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang (novan.akbariyansah@gmail.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO