Direktur SDM dan Umum PT. PG Rahmad Pribadi saat menyerahkan bantuan peralatan kepada SMK PGRI 1 Gresik. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - PT. Petrokimia Gresik (PG), sebagai anak usaha PT. Semen Indonesia (Persero), mendukung penuh upaya pemerintah dalam mencetak tenaga kerja terampil siap kerja untuk memenuhi kebutuhan industri.
Langkah ini dilakukan agar para anak didik setelah lulus langsung bisa bekerja di sejumlah perusahaan yang membutuhkan.
BACA JUGA:
- Perkuat Regenerasi Petani dan Cetak Agripreneur, PG Beri Beasiswa 50 Siswa SMK Pertanian
- Hadapi Dinamika Global, Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Sulfur
- Dukung Pertumbuhan UMKM Warga Sekitar, Petrokimia Gresik Kembali Gelar Bazar Ramadhan Lontar 2026
- Gelar Safari Ramadhan, Petrokimia Gresik Salurkan Rp723,5 Juta untuk Masjid dan Ponpes
Sebagai salah satu komitmen tersebut, PG menyerahkan bantuan peralatan workshop pengelasan kepada SMK PGRI 1 Gresik, secara simbolis diserahkan oleh Direktur SDM dan Umum PT. PG Rahmad Pribadi kepada Kepala Sekolah SMK PGRI 1 Gresik, Arif Sutanto, Senin (6/3).
Adapun peralatan pengelasan yang diserahkan adalah 1 unit diesel genset , 8 unit welding trafo machine, 100 meter roll cable, 4 unit cutting grind machine, 8 unit hand grind machine, 100 unit meter roll cable, 5 unit avron (body safety) dan sejumlah peralatan lain, yang merupakan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) pabrik pupuk terbesar di Indonesia Timur tersebut.
Direktur SDM dan Umum PG Rahmad Pribadi menyatakan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan tindak lanjut atas intruksi Presiden (Inpres) RI No. 9/2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam rangka Peningkatan Kualitas dan daya saing SDM Indonesia pada bulan September 2016
“Inpres ini kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU lima menteri di Jakarta pada November 2016. Salah satu poin MoU adalah bahwa pihak industri menyediakan workshop dan infrastruktur pendukung bagi pendidikan kejuruan,” ujar Rahmad Pribadi usai penyerahan bantuan.
Adapun lima menteri yang menandatangani MoU adalah Menteri Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamada Nasir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto, dan Menteri BUMN Rini Soemarno.
PG selanjutnya, kata Rahmad Pribadi, bekerja sama dengan 7 SMK di Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk tindak lanjut atas MoU 5 menteri tersebut.
Klik Berita Selanjutnya






