Senin, 19 November 2018 11:13

Pemberdayaan Ekonomi, IKA-UINSA Sidoarjo Gandeng Asosiasi Pedagang Ikan

Selasa, 10 Januari 2017 16:16 WIB
Pemberdayaan Ekonomi, IKA-UINSA Sidoarjo Gandeng Asosiasi Pedagang Ikan
Para pengusaha perikanan saat pembentukan Asosiasi Pedagang Ikan Indonesia (APIINDO), di Puspa Agro Sidoarjo, Senin (9/1) malam. foto: istimewa

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (IKA-UINSA) Sidoarjo mewujudkan tekadnya untuk berkontribusi bagi kemaslahatan umat. Kali ini mereka merintis gerakan pemberdayaan ekonomi dengan menggandeng para pedagang ikan yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Ikan Indonesia (APIINDO).

IKA-UINSA Sidoarjo bakal bekerjasama dengan APIINDO yang terbentuk pada Senin (9/1) malam, di pasar induk modern agrobisnis, Puspa Agro, Jemundo, Sukodono Sidoarjo.

Pembentukan APIINDO yang didampingi mantan Kepala Dinas Perikanan Jawa Timur Djoko Ridjanto ini, dihadiri sekitar 50 orang pengusaha perikanan dari Sidoarjo, Surabaya, Gresik, Pasuruan, Malang, Mojokerto dan sekitarnya.

Perwakilan pengusaha perikanan ini akhirnya memilih Sufi Handoyo sebagai Ketua Umum APIINDO untuk kepengurusan periode yang pertama ini dan Ghufron Ahmad Yani yang juga Ketua IKA-UINSA Sidoarjo, sebagai dewan pembina APIINDO.

Terbentuknya APIINDO ini direspon positif IKA-UINSA Sidoarjo dengan harapan bisa bekerjasama melakukan gerakan pemberdayaan ekonomi, khususnya di kalangan nelayan dan petani tambak.

"APIINDO ini posisinya sangat strategis dan dibutuhkan oleh masyarakat di sektor hulu produksi (nelayan dan petani tambak) dalam rangka menggerakkan ekonomi khususnya di sektor distribusi. Tinggal nanti diatur dan dimonitoring bagaimana keselarasan harga supaya tidak terjadi ketimpangan," ungkap Ghufron Ahmad Yani, dalam rilis yang dikirim ke BANGSAONLINE.com, Selasa (10/1).

Sementara, Ketua APIINDO Sufi Handoyo menyatakan wadah ini diharapkan menjadi ajang informasi sesama pelaku usaha perikanan khususnya di Jawa Timur supaya bisa maju bersama. "Dengan kebersamaan Insya Allah kita bisa," ungkapnya sesaat setelah terpilih sebagai ketua APIINDO.

Dijelaskan, organisasi APIINDO dibentuk sebagai sarana sosialisasi tentang regulasi pola tata niaga perikanan di Indonesia, baik ekspor maupun pasar dalam negeri dan juga sebagai wadah silaturrohim bagi pengusaha-pengusaha perikanan, dan sekaligus sebagai supporting program pemerintah tentang pemenuhan kecukupan gizi khususnya gerakan "Ayo makan ikan".

Di samping itu, APIINDO juga sebagai market bagi masyarakat nelayan dan petani tambak, oleh karena anggota-anggota APIINDO notabenenya adalah pelaku pasar ekspor perikanan dan perdagangan antar pulau serta distributor-distributor lokal bidang perikanan. (sta/rev)

Rabu, 14 November 2018 00:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SUASANA khusuk menyelimuti Jumat malam 9 November 2018 di lorong-lorong kampung, di ruas-ruas musholla, di beranda-beranda langgar, di ruang-ruang masjid, surau ataupun gardu desa. Rakyat membaca doa dengan selingan renungan tent...
Minggu, 18 November 2018 03:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Wayad’u al-insaanu bialsysyarri du’aa-ahu bialkhayri wakaana al-insaanu ‘ajuulaan (11).Ayat studi ini mengingatkan, betapa watak dasar manusia itu tak sabaran, maunya segera terwujud ap...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Selasa, 06 November 2018 22:28 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Dua tahun terakhir Kabupaten Madiun mendapatkan penghargaan Anugerah Wisata Tingkat Provinsi Jawa Timur. Pertama anugerah wisata buatan terbaik provinsi diraih Taman Wisata Madiun Umbul Square tahun 2017, menyusul kemudian ...