Sabtu, 21 April 2018 16:49

Jelang Panen, Petani Bawang Merah di Tuban Was-was Harga Anjlok

Selasa, 10 Januari 2017 16:05 WIB
Jelang Panen, Petani Bawang Merah di Tuban Was-was Harga Anjlok
Nur Arif saat memantau tanaman bawang merahnya. foto: AHMAD/ BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Menjelang panen, petani bawang merah di Tuban merasa khawatir harga akan anjlok.

Nur Arif (30), seorang petani bawang merah asal Dusun Baleono, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, mengatakan bahwa harga biasanya sudah mulai berubah 60 hari menjelang panen raya. Harga ini berubah lantaran dipermainkan oleh tengkulak. Apabila ini terjadi, petani terancam merugi.

"Biasannya kalau sudah panen harga turun. Sekarang kabarnya Rp 15 ribu per kilogram," kata Nur Arif saat ditemui di lokasi ladang bawang merahnya.

Padahal, untuk penanaman dan perawatan bawang merah hingga panen di lahan sekitar 500 meter menelan biaya sekitar Rp 32 juta. "Rinciannya Rp 20 juta untuk pembelian bibit 4 kwintal yang didatangkan dari Kabupaten Nganjuk. Sedangkan Rp 12 juta untuk perawatan tanaman selama 2 bulan," terangnya.

Arif sendiri mengaku tanamannya sudah berumur 42 hari. "Tinggal 2 mingguan lagi, rencananya akan panen raya. Sedangkan, dalam penjualannya akan pasarkan langsung ke pasar tradisional. Sebab, jika dijual di tengkulak atau pemborong harganya lebih murah," ujarnya.

Sementara salah satu tengkulak sekaligus pemborong bawang merah, Mujito, mengatakan bahwa saat ini harga bawang merah masih terpantau stabil di kisaran Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu per kilogramnya.

"Harganya masih standar mas, tapi pembeli melihat kualitas," ungkapnya. (ahm/wan/rev)

Kamis, 19 April 2018 18:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEBAT perdana Kandidat Gubernur Jawa Timur telah dihelat 10 April 2018 lalu dan terus mengiangkan diksi dan intonasi kata “kemiskinan” selama saya mengikutinya dalam perjalanan. Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil E...
Senin, 19 Maret 2018 19:42 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .      Wa-aataynaa muusaa alkitaaba waja’alnaahu hudan libanii israa-iila allaa tattakhidzuu min duunii wakiilaan (2).Dzurriyyata man hamalnaa ma’a nuuhin innahu kaana ‘abdan syakuuraa...
Sabtu, 21 April 2018 12:32 WIB
Assalamualaikum Ustad, saya ingin bertanya. Bapak saya punya saudara laki-laki dan dia punya cucu perempuan, apakah boleh saya menikahinya. Mohon di jawab. Waalaikumsalam.(Muhammad Tesan, Netizen)Jawab:Status hubungan keluarga di atas adalah sudah ...
Jumat, 20 April 2018 23:01 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Ngawi dikenal mempunyai Alas Srigati atau Alas Ketonggo yang terletak 12 Km arah selatan dari kota. Menurut masyarakat Jawa, Alas Ketonggo merupakan salah satu wilayah angker atau ‘wingit’ di tanah Jawa.Ha...