Program CSR Inovatif Si Pandu dan Desi yang digagas oleh PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar ditempatkan di kawasan sekitar perusahaan Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban memberikan apresiasi terhadap Program CSR Inovatif 'Si Pandu dan Desi' yang digagas oleh PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar.
"Kami apresiasi tinggi terhadap Si Pandu & Desi, sebab ini menjadi sebuah keunikan yang sebelumnya tidak pernah dipraktkkan di wilayah Kabupaten Tuban," kata Kepala DKP2P Tuban Eko Julianto kepada wartawan, Jumat (1/11/2024).
BACA JUGA:
- Pimpin Panen Raya Jagung 1,23 Juta Ton Serentak di Tuban, Presiden Prabowo Coba Combine Harvester
- Panen Raya Jagung di Tuban, Presiden Prabowo Puji Inovasi Pangan yang Dilakukan Polri
- Sinergi PLN UP Tanjung Awar-Awar dan TNI Batalyon 932/Tuban, Pelajari Inovasi Si Pandu & Desi
- Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Baru Tuban Capai Miliaran Rupiah, Bupati Lindra Siapkan Revitalisasi
Si Pandu dan Desi yang merupakan akronim dari Sistem Pengembangan Agrikultur Terpadu Desa Sinergi Energi diinisiasi PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar sejak tahun 2022. Program tersebut dinilai telah menghadirkan solusi holistik serta berfokus pada peningkatan produksi.
Si Pandu dan Desi menggabungkan pengembangan pertanian dan peternakan dengan pemanfaatan energi ramah lingkungan. Sehingga tercipta efisiensi energi serta mendorong kesejahteraan petani dan peternak di Kabupaten Tuban.
"Program ini memberikan keterkaitan yang bisa diartikan sebagai sektor-sektor ini berpeluang untuk mendukung produktivitas satu sama lain. Jadi ketika PLN mendukung peternakan, kemudian bisa mendukung pertanian, lalu kembali lagi pertanian mendukung operasi PLN," beber Eko.
Mantan Camat Semanding itu menambahkan, program ini dinilai tidak hanya mendukung produktivitas petani. Tetapi juga menciptakan peluang lapangan kerja baru dan meningkatkan pengetahuan masyarakat.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




