Senin, 17 Februari 2020 14:47

Tinjau Kerusakan Jalan Pantura, Gus Ipul: PGN tak Profesional, Harus Dengarkan Protes Warga

Kamis, 05 Januari 2017 15:50 WIB
Tinjau Kerusakan Jalan Pantura, Gus Ipul: PGN tak Profesional, Harus Dengarkan Protes Warga
Wagub Jatim Saifullah Yusuf didampingi Bupati Sambari dan pejabat terkait saat melihat kerusakan jalan pantura. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kerusakan parah jalan Deandels di Kecamatan Manyar yang menghubungkan wilayah Pantura akhirnya menyita perhatian Pemprov Jatim. Kamis (5/1), Wagub Jatim Saifullah Yusuf melihat langsung kerusakan jalan tersebut.

Orang nomor 2 di Pemprov Jatim ini didampingi Bupati Sambari Halim Radianto beserta pejabat terkait di lingkup Pemkab Gresik.

Saifullah Yusuf atau yang akrab disebut Gus Ipul menyatakan bahwa pemasangan pipa gas PGN di sekitar jalan yang rusak dinilai tidak profesional. "Ini karena usai melakukan penggalian pipa gas, PGN tidak melakukan pengerasan," katanya.

Dia pun meminta agar PGN segera merespon protes masyarakat yang mengeluhkan kerusakan jalan Manyar-Sembayat yang salah satunya diakibatkan oleh pemasangan pipa gas PGN yang tidak profesional tersebut.

Sementara Bupati Sambari menyatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai cara, termasuk mengusulkan dan selalu berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) untuk perbaikan jalan rusak.

"Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur sesuai dengan kewenangannya hanya bisa mengusulkan dan berkoordinasi dengan BBPJN dan mendorong pemerintah pusat untuk segera memperbaiki jalan Manyar-Sembayat. Terutama yang menjadi prioritas adalah jalan Manyar-Sembayat sejauh 7 km," kata Bupati.

"Karena pada dasarnya, jalan ini (Manyar-Sembayat) merupakan jalan nasional dan menjadi kewenangan pemerintah pusat serta Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN)," sambungnya.

Bupati juga mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pusat agar jalan yang kondisinya rusak parah tersebut segera dicor.

"Kalau menurut perhitungan saya, jalan ini agar tidak diaspal lagi. Kalau bisa dicor, karena jalur ini nantinya akan dilewati lalu lalang kendaraan baik menuju Lamongan shorebase, JIIPE dan wilayah pantura lainnya. Kalau dibiarkan seperti ini, kerugian yang disebabkan karena rusaknya jalan Manyar-Sembayat ini bisa mencapai 7 miliar per hari," ungkapnya.

Bupati menambahkan, pihaknya sudah melakukan survei sepanjang Manyar, bahwa perbaikan yang harus dilakukan sejauh kurang lebih 30 km dan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, yakni 1,1 triliun. "Anggarannya kisaran itu," pungkasnya.

Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono menambahkan bahwa hampir tiap hari jalan Manyar-Sembayat mengalami kemacetan, sehingga berdampak bagi masyarakat yang tiap hari melewati jalan tersebut.

"Salah satu upaya yang dilakukan pak Bupati beberapa waktu yang lalu adalah melakukan pemasangan portal menuju arah jembatan Sembayat untuk menghalau kendaraan-kendaraan yang bertonase besar. Sehingga kendaraan yang bertonase besar yang akan menuju ke Lamongan tersbeut dialihkan untuk melewati Duduksampeyan," katanya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 29 Januari 2020 22:31 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Gunung Kelud, orang pasti membayangkan kedahsyatan letusannya. Sekali meletus, abu Gunung Kelud bisa menghentikan operasional beberapa bandara. Bahkan, bandara di Yogya pun harus berhenti beroperasi ketika Gu...
Kamis, 13 Februari 2020 12:49 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanTebar pesona! Itulah yang kini gencar dilakukan para calon wali kota Surabaya. Senyum mereka bertebaran di mana-mana. Di media sosial. Di baliho. Di media massa. Bahkan di selempitan koran.Bukan hanya senyum. Juga janji-janji. S...
Senin, 10 Februari 2020 11:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALTidak sama an...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...