Kamis, 24 Mei 2018 08:49

RGS Apresiasi SQ Gulirkan Mutasi Pejabat Gerbong I

Kamis, 05 Januari 2017 09:28 WIB
Editor: choirul
Wartawan: syuhud almanfaluty
RGS Apresiasi SQ Gulirkan Mutasi Pejabat Gerbong I
Pendiri RGS HM Khozin bersama istri dan ketiga anaknya saat foto bersama SQ usai dilantik Gubernur Jatim. foto: syuhud/BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Langkah Bupati-Wabup Gresik, Sambari - Qosim, menggulirkan mutasi gerbong I dan melantik sebanyak 1.111 pejabat Rabu (4/1), mendapatkan apresiasi banyak pihak.

RGS (Relawan Gerakan Sosial) salah satunya. Relawan yang didirikan pengusaha H. M. Khozin Ma'sum ini sangat apresiatif terhadap langkah SQ. "RGS selaku salah satu relawan SQ saat Pilkada 2015 memberikan acungan jempol atas mutasi yang digulirkan SQ," kata Khozin kepada BANGSAONLINE,com, Kamis (5/1/2017).

Khozin mengatakan perombakan pejabat yang dilakukan oleh Sambari merupakan langkah yang tepat.

"Mereka sebelum dimutasi dan dikukuhkan jelas telah melalui tahapan seleksi dan pertimbangan matang dan bijak," ujar Khozin.

Untuk itu, lanjut Khozin, RGS meminta Sambari menyikapi dengan kepala dingin adanya pro dan kontra dalam penentuan pejabat untuk menempati suatu jabatan.

"Suka dan tidak suka, puas dan tidak puas itu jelas muncul. Itu karakter manusia sehat. Makanya harus disikapi dengan bijak dan kepala dingin," pinta bendahara umum DPP Bakuppi (Dewan Pimpinan Pusat Badan Kerjasama Ulama dan Pondok Pesantren Indonesia) ini.

Pada kesempatan ini, Khozin juga mengapresiasi sambutan bijak dan tegas yang dilakukan Bupati Sambari usai pelantikan 1.111 pejabat. Di mana, Bupati berpesan agar semua pemangku jabatan benar-benar meningkatkan kinerja dan pelayanan publik.

Seperti kepada Kepala BLH (Badan Lingkungan Hidup) Sumarno, misalnya. Bupati meminta agar ada kemudahan dalam perizinan. "Jangan ada transaksional, jangan sampai ada titipan, lewat jalan tol atau jalan rusak," katanya.

Sambari juga meminta Sumarno untuk menyelesaikan soal limbah baik B3 (bahan berbahaya beracun) atau limbah perusahaan.

Hal yang sama juga disampaikan kepada Kepala Dinas PTSP, Agus Mualif. Bupati berpesan agar jangan sampai ada transaksional dalam pengurusan izin.

Khusus Kepala Dinas Pendidikan, Mahin, Bupati mengatakan pihaknya tidak ingin lagi mendengar adanya keluhan berupa pungutan-pungutan liar dari guru, kepala sekalah dan UPT. "Tahun 2017 pendidikan negeri gratis, seperti seragam," jelasnya.

Terakhir, berpesan kepada Darmawan sebagai Kepala Dinas Satpol PP agar membersihkan warung remang-remang. (hud)

Rabu, 23 Mei 2018 22:26 WIB
Perjalanan yang istimewa, sahur dan buka puasa di 2 negara bagian. Istimewa karena di apit 2 mahasiswa Indonesia. Saya juga tidak menyangka bisa bertemu dua teman mahasiswa Indonesia di Columbia University Missouri. Satu asal Bondowoso. SMA-nya d...
Minggu, 20 Mei 2018 12:10 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Wa-aataynaa muusaa alkitaaba waja’alnaahu hudan libanii israa-iila allaa tattakhidzuu min duunii wakiilaan (2).Dzurriyyata man hamalnaa ma’a nuuhin innahu kaana ‘abdan syakuuraan (3).Minggu-...
Sabtu, 19 Mei 2018 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Senin, 14 Mei 2018 00:06 WIB
Pantai Kramat Banyuwangi yang mau dijadikan destinasi wisata.BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kelompok Nelayan Al Karomah bersama pemuda-pemudi Kertosari menggelar kegiatan bersih-bersih Pantai Kramat, Minggu (13/5). Kegiatan bersih-bersih pantai ...