Gus Mus Kritik MUI Tak Jelas, Kiai Ma’ruf Amin: Tak Perlu Dikomentari, Dari Dulu Begitu

Gus Mus Kritik MUI Tak Jelas, Kiai Ma’ruf Amin: Tak Perlu Dikomentari, Dari Dulu Begitu KH A Mustofa Bisri. Foto: tempo.co

" ini sudah lama tidak jelas. Parpol, Ormas atau Lembaga Pemerintah. Tapi kok ya dapat APBN," ujar dikutip CNNIndonesia.com di kediamannya di Rembang, Jawa Tengah, beberapa hari lalu.

mengatakan, tidak semua orang yang ada di itu ulama, tapi banyak dari mereka yang menyebut dirinya ulama. Sehingga, menurut , banyak umat Islam yang menganggap sebagai penentu fatwa yang wajib diikuti.

"Asal jadi pengurus terus kok disebut ulama. Juru tulis atau juru ketik seakan ulama, terus mudah mengeluarkan fatwa dan lucunya banyak umat Islam yang mengikuti. Halal dan Haram mudah dikeluarkannya," sindir Pengasuh Pondok Pesantren Roudhotul Tholibin Rembang itu.

Dalam kondisi bangsa dan negara yang kini rentan diterpa oleh isu suku, agama, ras, dan antargolongan, berharap orang-orang di dalam mau mengkoreksi diri dan merevolusi mental internal kelembagaan.

"Jangan mengatakan seseorang atau manusia bukanlah manusia padahal dirinya sendiri belum atau bahkan bukan manusia. Rakyat jelata disuruh jadi manusia, tapi mereka jadi harimau, serigala, waduh," ujar .

sebelumnya telah mengeluarkan fatwa yang menyebut bahwa Ahok telah menistakan agama. Saat melakukan kunjungan kerja di Kepulauan Seribu, Ahok menyinggung surat Al-Maidah ayat 51 dan dikaitkan dengan Pilkada DKI Jakarta.

menilai pernyataan Ahok merupakan penghinaan terhadap Alquran dan ulama.

Selain memicu gelombang demonstrasi besar-besaran dalam Aksi Damai 4 November lalu, dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok telah menimbulkan pro-kontra opini di kalangan publik.

sendiri menyayangkan sikap yang dinilai telah 'menyerang' mantan Ketua PP Muhammadiyah Achmad Syafii Ma'arif lewat media massa maupun di media sosial, terkait tanggapannya atas dugaan kasus penistaan agama oleh Ahok.

"Itu gimana Buya Syafii saja didebat dan dihujat. Ilmu agama Islam Buya itu lebih tinggi dari mereka yang di ," sindir

Sumber: cnnindonesia.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO