Selasa, 20 Agustus 2019 15:38

Tak Pernah Lakukan Korupsi, Dahlan Iskan Ajukan Praperadilan

Rabu, 02 November 2016 23:46 WIB
Tak Pernah Lakukan Korupsi, Dahlan Iskan Ajukan Praperadilan
Dahlan Iskan

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mantan menteri badan usaha milik negara (BUMN) Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penjualan aset PT Panca Wira Usaha (PWU). Dahlan yang tidak pernah mengakui perbuatannya, mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Kuasa Hukum Dahlan, Pieter Talaway, mengatakan, pengajuan praperadilan tersebut untuk menguji penetapan tersangka yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim). Sehingga, praperadilan tersebut dapat memutuskan status Dahlan layak menjadi tersangka atau tidak.

"Kami akan tetap ajukan pengujian melalui praperadilan supaya ditentukan apakah Dahlan layak jadi tersangka apa enggak," katanya di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (1/11).

Rencananya, kata Pieter, pengajuan praperadilan akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun, Pieter enggan menjelaskan lebih rinci terkait waktu pengajuan tersebut. "Dalam minggu ini," ujarnya.

Sebelumnya, Kejati Jatim mengabulkan penangguhan penahanan yang diajukan oleh Dahlan Iskan. Dahlan kini berstatus sebagai tahanan kota dan wajib lapor setiap Senin dan Kamis. "Pak Dahlan wajib lapor Senin Kamis," ujar Pieter Talaway.

Pieter mengatakan, mantan direktur utama (dirut) PLN itu baru saja keluar dari tahanan Kejati Jatim pada Senin (31/10) malam. Saat ini, Dahlan tengah berada di rumahnya untuk beristirahat.

Pieter mengungkapkan, penangguhan penahan tersebut karena kondisi fisik Dahlan yang sakit-sakitan. Sehingga, keluarga mantan dirut PT PWU tersebut mengajukan penangguhan penahanan, dan sebagai penjamin yakni istri, anak, dan menantunya. "Ini permintaan keluarga atas dasar kesehatan karena memang beliau sakit," ujarnya.

Pada waktu pemeriksaan kesehatan, kata dia, tekanan darah Dahlan naik hingga 160. Penyebabnya karena kesehatan Dahlan menurun drastis pascapenahanan dan karena tidak bisa tidur. "Itu yang membuat kesehatannya menurun," katanya.

Kemungkinan, kata dia, dokter pribadinya yang akan datang ke Indonesia untuk terus mengontrol kondisi kesehatan Dahlan. "Mungkin dokter yang datang ke Indonesia," ujarnya.

Pieter Talaway menegaskan, kliennya saat ini masih sakit dan harus melakukan kontrol secara rutin ke Tiongkok. Namun lantaran kasus yang kini menjerat, proses pemeriksaan kesehatan berkala tersebut harus mengalami hambatan.

"Memang harus kontrol (ke Tiongkok), tapi karena ada urusan yang belum selesai di Kejati Jatim, jadi ya harus selesaikan itu dulu," ujar Pieter.

Ia pun menuturkan, pemeriksaan yang dilakukan oleh Kejati Jawa Timur membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Kepala Seksi Penyidikan Pidana Khusus (Kasidik Pidsus) Kejati Jatim, Dandeni Herdiana SH yang dihubungi, membenarkan jika penahanan Dahlan dialihkan menjadi tahanan kota.

"Ia tetap wajib lapor dua kali dalam seminggu, setiap Senin dan Kamis," ujarnya.

Sebagai pertimbangan, kata Dandeni, adalah kondisi kesehatan Dahlan, usai transpalansi hati beberapa waktu lalu.

Dia menyontohkan, saat pemeriksaan sebagai tersangka, pada Senin siang, kondisi Dahlan tiba-tiba drop dan pemeriksaan dihentikan.

"Karena faktor kesehatan dan manusiawi, itu yang menjadi pertimbangan. Apalagi dalam rekam medik semua ditunjukkan dan pernah menjadi pasien transplantasi hati," ujarnya. (trb/jpn/lan)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...