Petugas saat mengevakuasi drone di atas sebuah tower air tua
KOTA PASURUAN,BANGSAONLINE.com - Sebuah drone milik warga tersangkut di puncak menara air tua di kawasan Alun-Alun Kota Pasuruan, Kamis (11/12/2025), sehingga petugas pemadam kebakaran harus diterjunkan untuk melakukan evakuasi.
Menara air peninggalan Belanda setinggi sekitar 20 meter itu membuat pemilik drone memilih melapor ke Damkar setelah upaya pribadi tidak memungkinkan.
BACA JUGA:
- Bakar Sampah untuk Usir Nyamuk, Rumah dan Enam Kambing di Tulungagung Ludes Terbakar
- Monyet Lepas dan Serang Dua Warga Jombang, Damkar Butuh 1,5 Jam untuk Evakuasi
- Rumah di Kanor Bojonegoro Ludes Terbakar, Diduga Dibakar Anak Kandung Pemilik
- Damkar Kabupaten Kediri Padamkan Kebakaran Lahan Tebu di Kandat, Kerugian Ditaksir Belasan Juta
Tim Damkar Kota Pasuruan bergerak cepat menuju lokasi. Satu regu langsung diterjunkan dan melakukan pemeriksaan visual terhadap posisi drone yang menempel pada bagian atas struktur besi menara.
Proses evakuasi berlangsung menegangkan. Seorang petugas memanjat menara secara perlahan sambil memastikan pijakan aman, mengingat kondisi bangunan bersejarah tersebut cukup rapuh.
Dengan perlengkapan safe rappelling, petugas kemudian menuruni sisi menara sambil mengulur tali. Gerakan presisinya membuat aksi itu tampak seperti manuver pasukan khusus yang tengah menjalankan misi vertikal.
Setelah mencapai titik lokasi, petugas berhasil meraih dan mengamankan drone tanpa menimbulkan kerusakan.
“Begitu menerima laporan, kami langsung berangkat. Peralatan yang kami bawa seadanya, tapi cukup untuk memastikan evakuasi berjalan aman,” ujar Eko Dandi, petugas Damkar Kota Pasuruan yang terlibat langsung dalam proses penyelamatan tersebut.
Drone akhirnya berhasil diturunkan dan dikembalikan kepada pemiliknya. (maf/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




