Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati (nomor 3 dari kiri) Ketua DPRD Kota Kediri, Firdaus dan Wawali Gus Qowim usai melakukan penanaman pohon. (Ist)
KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com -Memperingatu Hari Menanam Pohon Sedunia, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Jumat (12/12/2025) memimpin apel di Lapangan Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto.
Tak hanya apel, dalam kegiatan ini Wali Kota Kediri beserta jajaran juga menanam pohon bersama.
BACA JUGA:
- Wali Kota Kediri Jelaskan 3 Raperda, dari Jalanan hingga Cadangan Pangan
- Rumah Kerap Bocor, Nenek 76 Tahun di Kota Kediri Terima Bantuan Bedah Rumah Rp20 Juta
- Kegiatan Mlaku Bareng Dipadati Ribuan Warga PSHT Kota Kediri
- Dispendukcapil Kota Kediri Pastikan Fotokopi KTP-el Masih Diperbolehkan Asal Bijak Digunakan
"Kita tahu pohon ini bukan hanya sebagai pelindung, tetapi juga penghasil oksigen dan penjaga ekosistem. Kegiatan menanam pohon hari ini merupakan wujud komitmen kita untuk menghadirkan Kota Kediri yang lebih hijau, lebih sehat, dan lebih berkelanjutan," ujar Vinanda
Wali Kota muda ini mengungkapkan, dalam beberapa pekan terakhir, semua merasakan perubahan cuaca ekstrem dan curah hujan yang tidak menentu.
Inilah tantangan nyata yang dihadapi banyak kota di Indonesia, termasuk di Kota Kediri. Bahkan terjadi bencana di Sumatra dan sekitarnya.
Menurutnya, bencana ini mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan tidak pernah terjadi tiba-tiba. Ia adalah akumulasi dari hal-hal yang diabaikan.
Seperti ruang hijau yang menyusut, sungai yang dipenuhi sampah, drainase yang tersumbat, dan tanah yang kehilangan daya jaga karena kurangnya pohon.
Dia mengajak seluruh warga, seluruh kelurahan, seluruh komunitas, untuk kembali menyadari bahwa keberadaan pohon adalah penyelamat yang sering terlupakan.
Menanam pohon hari ini, berarti menanam harapan. Mengurangi sampah hari ini, berarti melindungi generasi esok.
Mengelola lingkungan hari ini, berarti menjaga keberlanjutan kota beberapa dekade mendatang, dan Kota Kediri mampu karena dikerjakan bersama-sama.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




