Senin, 17 Juni 2019 09:09

Kerajinan Pyrex, Ada Keindahan di Beningnya Kaca

Sabtu, 08 Oktober 2016 10:04 WIB
Editor: choirul
Wartawan: faratiti dewi
Kerajinan Pyrex, Ada Keindahan di Beningnya Kaca
Andi sedang memraktikkan membuat seekor angsa dari kaca pyrex. foto: faratiti dewi/ BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com – Kerajian kaca kaca pyrex, memang dikembangkan di Jepang. Namun, di Sidoarjo kerajinan ini juga dikembangkan Andi Rifiansyah (38), dengan kualitas yang tak diragukan.

Karena keandalannya menyulap kaca Pirex menjadi sangat indah, dia pun dipercaya untuk membuat trofi-trofi ajang lomba bergengsi. “Saya dipercayai untuk membuat tropi ukir kaca untuk lomba Putri Indonesia Jawa Timur, Event Duta Wisata, Cak dan Ning Surabaya, Guk-Yuk, Instansi Pemerintah, Akademi Musik Indonesia (AMI), dan Kementerian Pariwisata, dan banyak lagi yang tak bisa saya sebut,” ungkap Dia.

Ukiran kaca pyrex ini dikembangkan Andi Rifiansyah (38) sejak tahun 2004.

Sebelum sukses menggeluti usaha ukir kaca pyrex ini, Andi sudah pernah bekerja di kantor Surabaya yang bergerak dibidang ukir kaca juga. Melihat Andi yang lihai dalam mengukir kaca ini, oleh kantornya, dia dikirim ke Kuala Lumpur, Malaysia pada tahun 1999 untuk pelatihan tenaga ahli mengenai ukir kaca pyrex ini.

Andi memiliki koleksi yang banyak dan beragam, ada yang dipamerkan, dijual dll. Bahannya yang lentur ketika dibakar, membuat Andi lebih mudah untuk mengukir dan membentuknya.

“Kaca ini bernama brosilikit atau dengan nama trendnya kaca pyrex, kaca ini sangat lentur dan ketika pecah bisa di sambung lagi,” ujar Dia.

Andi memasarkannya melalui media sosial, dan pangsa pasarnya sudah manca negara. “Pembeli dan pemesan sudah sampai Jerman, Singapura, Australia, untuk luar negero. Kalau untuk pasar lokal meliputi Jakarta, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Irian Jaya, Kalimantan, Jawa Tengah. Intinya, di seluruh Indonesia,” beber Andi.

Dalam menjalankan bisnisnya Andi dibantu oleh 4 orang, 3 dibagian produksi dan 1 untuk packaging. Dalam satu hari untuk ukir kaca yang kecil, ia bisa memproduksi 102 ukir kaca, dan untuk yang besar bisa 10 dalam sehari.

Harga ukir kaca milik Andi berkisar mulai Rp 20 ribu hingga Rp 6 juta. Khusus pesanan, desain diserahkan pemesan.

Ukir kaca milik Andi memiliki 2 cabang yaitu cabang Gedung Souvenir Jawa Timur dan di Kedungdoro Surabaya, yang dikelola anak Andi. “Sebulan omzet kami kurang lebih Rp. 85 juta,” simpul dia sambil tersenyum. (faratiti dewi/UTM)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...