Sabtu, 24 Agustus 2019 21:39

Kerajinan Pyrex, Ada Keindahan di Beningnya Kaca

Sabtu, 08 Oktober 2016 10:04 WIB
Editor: choirul
Wartawan: faratiti dewi
Kerajinan Pyrex, Ada Keindahan di Beningnya Kaca
Andi sedang memraktikkan membuat seekor angsa dari kaca pyrex. foto: faratiti dewi/ BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com – Kerajian kaca kaca pyrex, memang dikembangkan di Jepang. Namun, di Sidoarjo kerajinan ini juga dikembangkan Andi Rifiansyah (38), dengan kualitas yang tak diragukan.

Karena keandalannya menyulap kaca Pirex menjadi sangat indah, dia pun dipercaya untuk membuat trofi-trofi ajang lomba bergengsi. “Saya dipercayai untuk membuat tropi ukir kaca untuk lomba Putri Indonesia Jawa Timur, Event Duta Wisata, Cak dan Ning Surabaya, Guk-Yuk, Instansi Pemerintah, Akademi Musik Indonesia (AMI), dan Kementerian Pariwisata, dan banyak lagi yang tak bisa saya sebut,” ungkap Dia.

Ukiran kaca pyrex ini dikembangkan Andi Rifiansyah (38) sejak tahun 2004.

Sebelum sukses menggeluti usaha ukir kaca pyrex ini, Andi sudah pernah bekerja di kantor Surabaya yang bergerak dibidang ukir kaca juga. Melihat Andi yang lihai dalam mengukir kaca ini, oleh kantornya, dia dikirim ke Kuala Lumpur, Malaysia pada tahun 1999 untuk pelatihan tenaga ahli mengenai ukir kaca pyrex ini.

Andi memiliki koleksi yang banyak dan beragam, ada yang dipamerkan, dijual dll. Bahannya yang lentur ketika dibakar, membuat Andi lebih mudah untuk mengukir dan membentuknya.

“Kaca ini bernama brosilikit atau dengan nama trendnya kaca pyrex, kaca ini sangat lentur dan ketika pecah bisa di sambung lagi,” ujar Dia.

Andi memasarkannya melalui media sosial, dan pangsa pasarnya sudah manca negara. “Pembeli dan pemesan sudah sampai Jerman, Singapura, Australia, untuk luar negero. Kalau untuk pasar lokal meliputi Jakarta, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Irian Jaya, Kalimantan, Jawa Tengah. Intinya, di seluruh Indonesia,” beber Andi.

Dalam menjalankan bisnisnya Andi dibantu oleh 4 orang, 3 dibagian produksi dan 1 untuk packaging. Dalam satu hari untuk ukir kaca yang kecil, ia bisa memproduksi 102 ukir kaca, dan untuk yang besar bisa 10 dalam sehari.

Harga ukir kaca milik Andi berkisar mulai Rp 20 ribu hingga Rp 6 juta. Khusus pesanan, desain diserahkan pemesan.

Ukir kaca milik Andi memiliki 2 cabang yaitu cabang Gedung Souvenir Jawa Timur dan di Kedungdoro Surabaya, yang dikelola anak Andi. “Sebulan omzet kami kurang lebih Rp. 85 juta,” simpul dia sambil tersenyum. (faratiti dewi/UTM)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...