Calon haji waria (tengah) berbincang dengan calon haji dalam kloter 58 di Asrama Haji Surabaya. foto: RUSMIYANTO/ BANGSAONLINE
LUMAJANG, BANGSAONLINE.com - Sutrisno bin Busri (52 tahun) cukup lega bisa menunaikan rukun Islam ke lima yakni naik haji. Meski dirinya dikenal sebagai waria dan lebih akrab disapa Sutrisnawati, tidak menyurutkan niatnya untuk berangkat ke Mekkah.
Waria yang masuk ke dalam kloter 58 asal Lumajang ini berangkat bersama 445 calon haji lainya itu tiba di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya pada Rabu (31/8) pukul 13.00 WIB dan dijadwalkan berangkat pada Kamis (1/9) pukul 13.00 dengan nomo penerbangan SV 5427 menuju Jeddah.
BACA JUGA:
- Penebusan Pupuk Subsidi di Lumajang Meningkat, Stok Aman Sejak Awal 2026
- Tanggung Akomodasi CJH ke Asrama Haji Surabaya, Komisi VIII DPR RI Apresiasi Pemprov Jatim
- 423 Tenaga Pendukung PPIH Arab Saudi Disiapkan Layani Jemaah di Madinah dan Bandara
- Kades di Lumajang Dibacok di Rumahnya, Polisi Kejar 15 Pelaku
Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai ahli rias pengantin dan salon kecantikan ini berharap mendapat jodoh saat menunaikan haji di Mekkah.
Di Asrama Haji, Sutrisno akrab disapa 'Jeng Wati'. Meski demikian, pihak PPIH (panitia penyelengara ibadah haji) Sukolilo, Surabaya mengelompokkan dia ke dalam ruang inap asrama haji di ruang pria.
"Saya senang meski dikelompokan dalam asrama pria, saya jadi betah bisa ngobrol panjang dan 'guyon'," ujar Jeng Wati.
Meski terlampir dalam data Visa dan paspor berjenis kelamin pria namun 'Jeng Wati' ingin tetap menjadi seorang waria.






